Armenia Sebut Pesawat Tempurnya Jatuh Ditembak Turki
INDEX

BISNIS-27 448.028 (0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (1.97)   |   DBX 964.111 (2.04)   |   I-GRADE 139.821 (0.07)   |   IDX30 426.948 (1.13)   |   IDX80 113.317 (0.26)   |   IDXBUMN20 291.67 (2.94)   |   IDXG30 118.931 (0.13)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.71)   |   IDXQ30 124.715 (0.17)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.37)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (1.88)   |   IDXV30 106.644 (0.69)   |   INFOBANK15 836.821 (-2.31)   |   Investor33 373.706 (-0.05)   |   ISSI 150.561 (0.49)   |   JII 547.285 (2.47)   |   JII70 187.054 (0.82)   |   KOMPAS100 1020.57 (0.6)   |   LQ45 786.439 (1.99)   |   MBX 1410.93 (0.2)   |   MNC36 280.006 (0.2)   |   PEFINDO25 280.13 (0.96)   |   SMInfra18 241.99 (0.64)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.59)   |  

Armenia Sebut Pesawat Tempurnya Jatuh Ditembak Turki

Rabu, 30 September 2020 | 16:35 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Georgia, Beritasatu.com - Armenia mengatakan, salah satu jet tempurnya ditembak jatuh oleh jet Turki dalam eskalasi konflik di wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Kementerian Luar Negeri Armenia mengatakan, pilot SU-25, pesawat buatan Soviet, tewas setelah ditabrak oleh F-16 Turki di ruang udara Armenia.

Turki, yang mendukung Azerbaijan dalam konflik tersebut, membantah tudingan itu.

Hampir 100 orang, termasuk warga sipil, tewas dalam tiga hari pertempuran memperebutkan wilayah pegunungan yang disengketakan.

Daerah tersebut diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan. Namun, wilayah itu telah dijalankan oleh etnis Armenia sejak perang 1988-1994 antara dua bekas republik Soviet.

Azerbaijan berulang kali menyatakan bahwa angkatan udaranya tidak memiliki jet tempur F-16. Namun, Turki memilikinya.
Pertempuran yang dimulai tiga hari lalu itu, saat ini mulai meluas dari Nagorno-Karabakh, dengan tuduhan perdagangan langsung ke wilayah mereka Armenia dan Azerbaijan.

Mereka juga saling menyalahkan siapa yang memulai konflik. Sementara Turki secara terbuka mendukung Azerbaijan, sementara itu Rusia, yang memiliki pangkalan militer di Armenia tetapi juga bersahabat dengan Azerbaijan, telah menyerukan segera dilakukan gencatan senjata.



Sumber:BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Survei: Kasus Covid-19 Sesungguhnya di India Capai 60 Juta

“Kesimpulan utama dari survei sero ini adalah bahwa satu dari 15 orang berusia lebih dari 10 tahun telah terpapar SARS-CoV-2 pada Agustus."

DUNIA | 30 September 2020

Azerbaijan dan Armenia Tolak Berunding

Konflik itu telah menghidupkan kembali kekhawatiran tentang stabilitas di wilayah Kaukasus Selatan, dan mengancam menyeret Turki dan Rusia ke medan pertempuran.

DUNIA | 30 September 2020

Hafiz Alquran Asal Bosnia Fatih Seferagic Positif Covid-19

Saat ini, Fatih Seferagic menjalani isolasi mandiri bersama sang istri di kediaman barunya, di Kuwait.

DUNIA | 30 September 2020

Kelompok Supremasi Kulit Putih Proud Boys Bangga Disebut Trump dalam Debat

“Proud Boys, mundur dan bersiap (stand back and stand by)," kata Trump saat ditanya tentang kekerasan yang dilakukan kelompok supremasis kulit putih.

DUNIA | 30 September 2020

Politifact: Tudingan Biden soal Penanganan Covid-19 Tidak Benar

Saat debat Capres AS, Biden menuding Trump tidak memiliki rencana penanganan Covid-19.

DUNIA | 30 September 2020

Trump: Penanganan Covid-19 Akan Lebih Buruk di Bawah Biden

“Ini karena Anda adalah diri Anda sendiri. Itulah mengapa jadi begitu. Presiden tidak punya rencana,” ujar Biden.

DUNIA | 30 September 2020

Bantah Ngemplang Pajak, Trump: Saya Bayar Jutaan Dolar

Trump mengaku membayar pajak US$ 38 juta dalam satu tahun, dan US$ 27 juta di tahun lain.

DUNIA | 30 September 2020

Di Debat Capres AS, Trump Pamer Masker

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuktikan dirinya tidak menolak kebijakan penggunaan masker di ajang debat presiden AS di Cleveland, Ohio

DUNIA | 30 September 2020

Biden dan Trump Saling Serang di Isu Ekonomi

Trump menyoroti pemotongan pajak ramah bisnis dan keuntungan pasar saham.

DUNIA | 30 September 2020

Trump Tuding Biden Tidak Dukung Penegakan Hukum

Biden membalasnya dengan tuduhan bahwa Trump melakukan rasisme.

DUNIA | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS