Saudi Gagal Terpilih di Dewan HAM PBB
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Saudi Gagal Terpilih di Dewan HAM PBB

Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:46 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

New York, Beritasatu.com - Arab Saudi gagal dalam upayanya meraih kursi di Dewan Hak Asasi Manusia (Human Rights Council/HRC) PBB pada Selasa (13/10/2020) waktu New York, AS. Namun, negara-negara lain dengan catatan HAM yang buruk, termasuk Tiongkok dan Rusia, berhasil masuk ke badan yang terdiri atas 47 negara itu.

“Hari ini adalah hari hitam bagi hak asasi manusia,” kata Hillel Neuer, Direktur Eksekutif UN Watch, sebuah kelompok HAM berbasis di Jenewa, menjelang pemungutan suara.

Sebanyak 193 negara anggota Majelis Umum PBB memilih 15 negara melalui pemungutan suara rahasia yakni Bolivia, Inggris, Tiongkok, Kuba, Prancis, Gabon, Pantai Gading, Malawi, Meksiko, Nepal, Pakistan, Rusia, Senegal, Ukraina, dan Uzbekistan. Mereka akan menjalani masa jabatan selama tiga tahun mulai 1 Januari 2021.

Hasil pemungutan suara sebagian besar sudah ditentukan sebelumnya, dengan calon diajukan oleh kelompok wilayah yang menetapkan jumlah calon sesuai kursi yang ada. Satu-satunya grup yang diperebutkan adalah Asia-Pasifik di mana Arab Saudi disingkirkan Tiongkok, Pakistan, Nepal, dan Uzbekistan, untuk empat kursi yang tersedia.

Negara-negara yang terpilih untuk HRC yang berbasis di Jenewa diharapkan mampu menjunjung standar tertinggi dalam perlindungan HAM baik di dalam maupun luar negeri. Kelompok HAM mengkritik keras banyaknya anggota baru karena memiliki catatan HAM yang buruk atau mengerikan.

“Pelaku pelanggaran hak berantai tidak boleh mendapatkan kursi di Dewan Hak Asasi Manusia,” kata Louis Charbonneau, Direktur Human Rights Watch PBB berbasis di New York.

Dia merujuk pada pelanggaran "besar-besaran" Tiongkok terhadap HAM di dalam negeri dan upaya merusak “sistem HAM internasional yang mereka tuntut untuk menjadi bagiannya.”



Sumber:VOA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pria 25 Tahun Ini Jadi Orang AS Pertama yang Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Ini adalah kasus kelima yang dilaporkan di seluruh dunia.

DUNIA | 14 Oktober 2020

AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly

Obat Eli Lilly adalah bagian dari perawatan pasien Covid-19 yang dikenal sebagai antibodi monoklonal.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Trump: Saya Sangat Kuat dan Ingin Mencium Semua Orang

Presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Orlando, Senin (12/10), memuji pemulihannya yang cepat dari Covid-19 dan mengaku ingin mencium semua orang.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakar Sebut Iklan Kampanye Trump Menyesatkan

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci, menyatakan iklan kampanye Presiden AS Donald Trump yang menampilkan dirinya, adalah pesan menyesatkan

DUNIA | 13 Oktober 2020

Survei: Pandemi Covid-19 Picu Krisis Kepemimpinan Global

Pandemi virus corona telah memicu krisis kepemimpinan di seluruh dunia. Demikian hasil sebuah survei Milken Institute dan Harris Poll yang dirilis, Minggu (11/10).

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakistan Siap Buka Blokir TikTok Jika Konten Vulgar Dihapus

Pakistan akan membuka blokir terhadap TikTok jika platform tersebut menghapus konten vulgar.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Israel Akan Tolak Penjualan Jet F-35 AS ke Qatar

Israel akan menentang penjualan pesawat tempur F-35 canggih Amerika Serikat (AS) ke Qatar.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Anwar Ibrahim Temui Raja Malaysia untuk Verifikasi Dukungan Parlemen

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim telah menunjukkan dokumen kepada Raja Al-Sultan Abdullah yang membuktikan dukungan dari anggota parlemen

DUNIA | 13 Oktober 2020

Kasus Covid-19 di AS Tembus 8 Juta

Kasus di tiga negara, yakni AS, India, dan Brasil mengambil porsi 52% dari jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di dunia.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Jumlah Pasien Covid-19 di ICU Prancis Tertinggi dalam 5 Bulan

Prancis menghadapi gelombang kedua infeksi Covid-19 yang kuat.

DUNIA | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS