Duel Town Hall: Jika Terpilih, Biden Akan Menyatukan Warga Amerika
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Duel Town Hall: Jika Terpilih, Biden Akan Menyatukan Warga Amerika

Jumat, 16 Oktober 2020 | 09:13 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Philadelphia, Beritasatu.com – Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden menyatakan akan menyatukan semua orang Amerika jika ia terpilih.

Hal itu ia katakan menjawab pertanyaan Keenan Wilson, seorang pria Afrika-Amerika dari Narberth, Pennsylvania, AS, dalam forum town hall atau tanya jawab dengan pemilih yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi ABC News di Philadelphia, AS, Kamis (15/10/2020) malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Forum tanya jawab calon presiden AS digelar di dua televisi berbeda dalam waktu yang bersamaan. Donald Trump di NBC News, sedangkan Joe Biden di stasiun televisi ABC News. Acara itu sebagai pengganti debat capres kedua yang batal digelar karena alasan Covid-19.

Dalam acara itu, Keenan Wilson bertanya kepada Biden bagaimana dia akan menangani perbedaan rasial di AS.

“Kita adalah negara budak, yang datang ke sini 400 tahun lalu. Penduduk asli dan semua orang di sini adalah imigran. Dan kita adalah negara yang beragam, kecuali kita mampu memperlakukan orang dengan setara, kita tidak akan pernah, tidak akan pernah bisa mencapai potensi kita. Tapi saya pikir rakyat Amerika ingin melihat itu terjadi,” papar Biden.

Ia menambahkan, “Jika saya terpilih, Anda tidak akan mendengar saya berupaya mengait. Anda tidak akan mendengar saya memecah. Anda akan melihat saya mencoba untuk menyatukan,” kata Biden.



Sumber:Aljazeeera


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Duel Town Hall: Trump Ingin Menang, Bukan Transfer Kekuasaan

“Transfer damai? Saya sangat menginginkan itu. Tapi idealnya, saya tidak ingin mentransfer, karena saya ingin menang,” kata Trump.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Demi Rakyat, Presiden Kirgistan Mengundurkan Diri

Presiden Kirgistan Sooronbay Jeenbekov mengundurkan diri pada Kamis (15/10).

DUNIA | 16 Oktober 2020

Bank Sentral Eropa Siap Hadapi Lonjakan Covid-19

Menurut data WHO, Eropa memiliki 7,4 juta kasus Covid-19 dengan korban jiwa 251.478 orang. Jumlah kasus terus meningkat secara drastis.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Pengamat: Prabowo Tidak Akan Ditangkap di AS

Pengamat menilai kecil kemungkinan tindakan hukum akan terjadi selama kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto di Washington, Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 16 Oktober 2020

Tanpa Uji Fase 3, Vaksin Covid-19 Rusia yang Kedua Disetujui

Otoritas kesehatan Rusia menyetujui EpiVacCorona, vaksin Covid-19 yang kedua meskipun belum melewati uji coba fase tahap tiga.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Sinopharm Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Pelajar

Tawaran Sinopharm yang mengembangkan dua vaksin Covid-19 berlaku untuk siswa Tiongkok yang pergi ke luar negeri dalam rangka studi.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Duterte Ingin Vaksin Covid-19 untuk Seluruh Penduduk Filipina

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa pemerintahnya ingin seluruh warganya mendapatkan vaksin virus corona.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Kelompok HAM Protes Kunjungan Menhan Prabowo ke AS

Puluhan organisasi non-pemerintah memprotes keputusan Amerika Serikat (AS) yang memberikan visa kepada Menhan Prabowo Subianto untuk mengunjungi AS

DUNIA | 16 Oktober 2020

Pemerintah Minta Akses kepada Perempuan WNI Tersangka Terorisme di Filipina

KJRI Davao masih menunggu pemberian data dan akses kekonsuleran tersebut terkait ditangkapnnya WNI yang ditetapkan menjadi tersangka teroris.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Cegah Covid-19, Prancis Terapkan Jam Malam di 9 Kota

Jam malam diterapkan di Ibu Kota Paris serta delapan kota lainnya di Prancis.

DUNIA | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS