Tiongkok Janji Vaksinnya Jadi Barang Publik Global
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.79)   |   COMPOSITE 5612.42 (107.29)   |   DBX 1062.36 (2.93)   |   I-GRADE 161.886 (4.39)   |   IDX30 478.794 (11.91)   |   IDX80 126.714 (2.89)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.19)   |   IDXG30 131.028 (2.31)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.67)   |   IDXQ30 139.823 (3.66)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.39)   |   IDXV30 122.487 (4.35)   |   INFOBANK15 946.8 (30.61)   |   Investor33 412.464 (9.91)   |   ISSI 165.112 (2.2)   |   JII 597.802 (8.77)   |   JII70 206.187 (3.19)   |   KOMPAS100 1134.88 (26.95)   |   LQ45 883.061 (21.01)   |   MBX 1552.46 (33.81)   |   MNC36 308.511 (6.95)   |   PEFINDO25 308.232 (9.26)   |   SMInfra18 281.756 (5.45)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.69)   |  

Pandemi Covid-19

Tiongkok Janji Vaksinnya Jadi Barang Publik Global

Jumat, 20 November 2020 | 21:54 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Tiongkok, yang saat ini ikut berlomba dalam pertandingan vaksin Covid-19, berjanji untuk menjadikan vaksin tersebut sebagai barang publik global. Tiongkok juga ikut membela multilateralisme dalam penanganan pandemi, sebagai langkah yang diyakini banyak negara namun ditentang oleh Amerika Serikat (AS).

Kanselir Negara sekaligus Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan, sebagai salah satu negara pertama yang secara efektif menahan virus corona, Tiongkok akan terus memanfaatkan kekuatannya untuk memajukan kerja sama internasional dalam merespons wabah dan berbagi pengalaman penahanan dan perawatan dengan negara dan kawasan lain yang membutuhkan.

“Kami juga berkomitmen sungguh-sungguh menjadikan vaksin Covid-19 sebagai barang publik global,” kata Wang dalam acara Global Town Hall yang digelar secara virtual oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) bertema Rebuilding from the Covid-19 World (Membangun Kembali dari Dunia Covid-19), Jumat (20/11/2020).

Dua bakal vaksin Tiongkok yang dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm, China National Biotec Group (CNBG), dan bakal vaksin ketiga dikembangkan oleh Sinovac Biotech telah digunakan untuk program darurat sejak Juli. Pada Rabu (18/11), hampir satu juta orang mendapatkan vaksin percobaan Covid-19 yang dikembangkan Sinopharm lewat program penggunaan darurat tersebut.

Baik Sinovac maupun Sinopharm telah menyanggupi pengiriman vaksin tersebut untuk Indonesia masing-masing pada November dan Desember.

“Kami akan terlibat sepenuhnya dengan WHO dan pihak lain, serta secara aktif mengejar komunitas kesehatan global untuk semua,” kata Wang.

Menurut Wang, pandemi sekali dalam seabad saat ini mengungkapkan tidak ada negara yang bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dengan kebijakan beggar thy neighbor (kebijakan ekonomi dan perdagangan yang berdampak buruk pada negara lain seperti hambatan proteksionis) dan pendekatan zero-sum (di mana satu negara diuntungkan dan yang lain dirugikan).

“Praktik semacam itu tidak menawarkan solusi kepada tantangan global,” ujarnya.

Wang menambahkan, tata kelola multilateralisme mungkin tidak sempurna, tapi menyediakan kerangka dasar untuk mengatasi tantangan global.

“Multilateralisme telah mungkin telah mendapat tantangan, tetapi itu tetap menjadi jaminan dasar bagi negara-negara untuk bertahan dan berkembang,” katanya.

Solidaritas
Sementara itu, Menlu RI Retno Marsudi mengatakan pandemi Covid-19 telah membawa tiga tantangan utama yang saling terkait yaitu mengatasi pandemi itu sendiri, dampak sosial ekonomi dari pandemi, serta mempertahankan keamanan dan perdamaian global.

Retno juga menyerukan solidaritas dari negara-negara maju untuk berbagi sumber daya dalam diagnosa, terapeutik, dan vaksin Covid-19. Dia kembali menegaskan pentingnya akses vaksin yang terjangkau untuk semua.

“Dalam dunia yang saling terhubung, ketiadaan vaksin di suatu negara, maka virus akan tetap menyerang dunia dan pemulihan ekonomi dunia akan terhambat,”

Pendiri FPCI Dino Patti Djalal mengatakan, Covid-19 adalah satu-satunya virus di dunia yang bersifat politis. Dia beralasan reputasi atau kredibilitas pemimpin di banyak negara saat ini sangat ditentukan dalam kebijakannya terkait Covid-19.

“Virus seperti HIV, flu Asia H5N1 (flu burung), dan flu Spanyol, tidak pernah ada yang sepolitis Covid-19,” kata Dino yang juga mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan pandemi telah mengubah prioritas nasional di semua negara, termasuk mereset ulang cara diplomat bekerja.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Minta Pemimpin APEC Tumbuhkan Strategic Trust

“Presiden secara jujur mengatakan fondasi kebersamaan yang telah dibangun di masa lalu cenderung melemah,” kata Retno.

DUNIA | 20 November 2020

KTT APEC Sepakati Visi Putrajaya 2040 dan Deklarasi Kuala Lumpur

APEC Putrajaya Vision 2040 akan menjadi visi para pemimpin APEC selama 20 tahun ke depan.

DUNIA | 20 November 2020

Presiden Jokowi Hadiri KTT APEC 2020 Secara Virtual

Malaysia bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan KTT APEC kali ini.

DUNIA | 20 November 2020

Hitung Ulang di Georgia Selesai, Biden Tetap Menang

Secara nasional, keunggulan Biden atas Trump mencapai 5,9 juta suara.

DUNIA | 20 November 2020

Bogor Goals Berakhir, KTT APEC Akan Rumuskan Visi Baru

Bogor Goals resmi berakhir 2020, sekarang dirumuskan suatu visi baru setelah 2020 sebagai visi 20 tahun ke depan bagi APEC.

DUNIA | 20 November 2020

Ini Daftar 10 Kota Termahal di Dunia di Era Pandemi Covid-19

Singapura dan Osaka sebelumnya di peringkat teratas bersama Hong Kong.

DUNIA | 20 November 2020

Susul Moderna dan Pfizer, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Segera Tersedia

Vaksin Oxford-AstraZeneca memicu respons kekebalan kuat pada orang lanjut usia.

DUNIA | 20 November 2020

Pemimpin APEC Akan Rumuskan Visi Baru Gantikan Bogor Goals

KTT APEC 2020 yang dipimpin oleh Malaysia selaku ketua saat ini, akan meluncurkan APEC Post-2020 Vision sebagai kelanjutan dari visi APEC pasca-Bogor Goals.

DUNIA | 19 November 2020

Kasus Infeksi Covid-19 di Afrika Capai 1,9 Juta

Data yang dilansir CDC Afrika menunjukkan, sejauh ini sebanyak 1.685.914 orang yang terinfeksi Covid-19 telah sembuh.

DUNIA | 19 November 2020

Kasus Infeksi Covid-19 di Prancis Tembus 2 Juta

Prancis menjadi negara Eropa pertama yang mencatat lebih dari dua juta kasus Covid-19.

DUNIA | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS