KPK dan Kejagung Berkolaborasi Latih Penegak Hukum Soal Penanganan Korupsi
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

KPK dan Kejagung Berkolaborasi Latih Penegak Hukum Soal Penanganan Korupsi

Selasa, 15 Oktober 2019 | 22:32 WIB
Oleh : Fana Suparman / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Badan Diklat Kejaksaan Agung dan USAID CEGAH menyelenggarakan kegiatan pelatihan tindak pidana korupsi oleh International Centre for Asset Recovery (ICAR), Basel Institute on Governance.

Pelatihan yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2019 di Gedung ACLC KPK ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antara KPK dan Kejaksaan Agung dalam meningkatkan kualitas aparat penegak hukum, khususnya dalam penanganan tindak pidana korupsi.

"Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta dari beberapa mitra pemerintah USAID CEGAH, antara lain penyidik dan penuntut umum dari Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung; penyidik dan penuntut umum dari KPK; hakim dari Pengadilan Negeri atau Pengadilan Tipikor, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung; serta para pejabat terkait dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," kata Jubir KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (15/10/2019).

Dikatakan, peserta pada pelatihan kali ini juga merupakan peserta tingkat lanjutan, yaitu mereka yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya pada Juni hingga Agustus 2019. Melalui pelatihan gabungan antara para penegak hukum ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi di antara penegak hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Selain itu, pelatihan juga diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan dan kapasitas aparat penegak hukum dalam menangani perkara tindak pidana korupai yang kompleks sifatnya.

"Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang penyelidikan perkara korupsi," papar Febri.

Metode pelatihan dilakukan antara lain dengan mengulas topik-topik khusus yang dilengkapi dengan simulasi kasus yang menggambarkan isu aktual dan terkini dari kasus korupsi yang terjadi di Indonesia. Program pelatihan meliputi tiga topik yang diberikan oleh Basel Institute, yakni investigasi keuangan dan pemulihan aset (FI/AR), yang merupakan intisari dari program pelatihan pendahuluan ICAR berupa latihan praktis yang ekstensif dan hands-on di mana peserta menjalankan simulasi investigasi khusus untuk negaranya.

Topik lainnya, korupsi pada proyek dan pengadaan infrastruktur yang merupakan program pelatihan ICAR yang berfokus pada berbagai skema korupsi dan penipuan yang sering terjadi dalam pekerjaan kontrak dan pengadaan barang dan jasa, seperti penyuapan, kolusi, persekongkolan tender, suap berupa komisi (kickback), dan kepentingan keuangan yang tidak terungkap dalam pemberian kontrak.

"Ketiga, struktur luar negeri dan bantuan timbal balik, yaitu program pelatihan ICAR yang berfokus pada berbagai topik yang berhubungan dengan cara yang digunakan oleh pelaku pidana untuk berupaya menyembunyikan hasil ilegal," kata Febri.

Sebelumnya, pelatihan serupa yang merupakan pelatihan tingat dasar telah dilaksanakan sebanyak empat angkatan di tahun ini yaitu pada 24-28 Juni, 1-5 Juli, 5-9 Agustus, dan 12-16 Agustus. Pelatihan berikutnya akan dilaksanakan pada 21-25 Oktober 2019.

Dikatakan Febri, semakin canggih modus tindak pidana korupsi dan meluasnya ruang lingkup kejahatan hingga melampaui yurisdiksi sebuah negara, membutuhkan penegak hukum yang handal dan sinergi yang erat di antara lembaga penegak hukum.

"ICAR, Basel Institute on Governance adalah pusat pelatihan internasional di bidang investigasi keuangan yang telah melatih aparat penegak hukum selama 10 tahun di berbagai negara, termasuk Indonesia. Program USAID CEGAH sendiri sebelumnya telah melakukan pelatihan bersama dengan Basel Institute on Governance untuk melatih personel KPK, OJK, PPATK, BPK, dan Satgassus P3TPK Jampidsus Kejaksaan Agung," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Diapresiasi, Demokratisasi dan Keterbukaan Era Pemerintahan Zul-Rohmi di NTB

Interaksi kepala daerah dengan masyarakat lewat media sosial merupakan ikhtiar yang baik dan langkah awal dalam proses keterbukaan informasi kepada publik.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Negara Tidak dalam Keadaan Genting, Perppu KPK Tidak Dibutuhkan

Revisi UU KPK secara tersirat memang bertujuan untuk memperkuat KPK, meski saat ini muncul pro dan kontra.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Kejaksaan Ajak Pemda Selamatkan Aset Negara

Seseorang akan berani melakukan korupsi jika hasil yang didapat dari korupsi lebih tinggi dari risiko hukuman yang bakal dihadapi.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Banyak yang Rindu Jonan Kembali ke Kemhub

"Jonan itu disiplin, tegas, enggak neko-neko, dan cepat mengambil keputusan yang bersentuhan dengan kepentingan publik."

NASIONAL | 15 Oktober 2019

KPK Beberkan Celah Korupsi Terkait Pinjaman Daerah

KPK menemukan masih adanya pemerintah daerah (pemda) yang tidak menyiapkan dokumen perencanaan dengan baik atas kegiatan yang dibiayai dari sumber pinjaman.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Pelantikan Presiden, Brimob Nusantara Bantu Pengamanan

Brimob dan Sabhara Nusantara ikut serta dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Kemhan Gelar Lomba Kreativitas Bela Negara Digital

Lomba yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya ini juga untuk menjaring kreativitas dan membangun kegiatan positif dikaitkan dengan bela negara.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Warga Berharap Mendagri Segera Lantik Bupati Talaud Terpilih

Belum dilantiknya bupati dan wabup Talaud terpilih merupakan pekerjaan rumah pemerintah yang belum terselesaikan.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Jelang Pelantikan Presiden, Polisi Tidak Keluarkan Izin Demo

Polda Metro Jaya, tidak akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait pelaksanaan aksi unjuk rasa.

NASIONAL | 15 Oktober 2019

Kosperti Jalin Kerja Sama dengan Masyarakat Adat Raja Ampat

Koperasi Jasa Pengembangan Properti Indonesia (Kosperti) menjalin kerja sama dengan Lembaga Masyarakat Adat Suku Asli Batan Agi Waigeo Raja Ampat.

NASIONAL | 15 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS