Tangan Kanan Eks Bupati Labuhan Batu Gunakan Uang Suap untuk Beli Rumah
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Tangan Kanan Eks Bupati Labuhan Batu Gunakan Uang Suap untuk Beli Rumah

Jumat, 22 November 2019 | 08:43 WIB
Oleh : Fana Suparman / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Labuhan Batu yang menjerat Umar Ritonga, tangan kanan mantan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap. Umar bakal segera diadili atas kasus suap ini.

Jubir KPK Febri Diansyah menyatakan, berkas penyidikan dengan tersangka Umar telah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu, tim penyidik melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka Umar ke tahap penuntutan atau tahap 2.

"Penyidikan untuk tersangka UMR (Umar Ritonga) telah selesai. Penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Penuntut Umum (Tahap 2)," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/11/2019) malam.

Dengan pelimpahan ini, tim Jaksa Penuntut KPK memiliki waktu maksimal 14 hari untuk menyusun surat dakwaan. Nantinya, surat dakwaan tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan untuk disidangkan. Selama menunggu jadwal persidangan, KPK menitipkan penahanan Umar di Rutan Tanjung Gusta.

"UMR dibawa hari ini ke Medan untuk persiapan persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan. Penahanan UMR dititipkan di Rutan Tanjung Gusta selama menunggu proses persidangan," kata Febri.

Umar diketahui sempat buron selama setahun lantaran kabur saat akan ditangkap tim KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Labuhanbatu, pada 17 Juli 2018.

Bahkan, Umar melakukan perlawanan saat mobilnya diadang oleh petugas KPK di luar bank. Saat itu, Umar sedang membawa uang Rp 500 juta yang diduga suap dari bos PT Binivan Konstruksi Abadi (PT BKA), Effendy Sahputra kepada Pangonal.
Dari proses penyidikan yang dilakukan, KPK mengatakan, uang suap Rp 500 juta yang digondol Umar telah habis selama masa pelarian.

"Terkait dengan uang Rp500 juta yang sebelumnya dibawa kabur oleh tersangka saat OTT terjadi diduga telah dihabiskan selama pelarian yang bersangkutan," kata Febri.

Sebagian di antaranya digunakan Umar untuk membeli satu unit rumah di atas satu hektar lahan sawit di Kabupaten Siak.

"Tanah dan bangunan ini telah disita KPK dan masuk dalam berkas perkara UMR," kata Febri.

Diketahui, KPK menetapkan Umar Ritonga sebagai tersangka bersama-sama dengan Pangonal Harahap dan bos PT Binivan Konstruksi Abadi (PT BKA), Effendy Sahputra. Mereka dijerat terkait kasus dugaan suap sejumlah proyek tahun anggaran 2018 di Labuhanbatu.

Namun, Umar Ritonga melarikan diri alias kabur saat akan ditangkap oleh tim KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Labuhanbatu, Selasa, 17 Juli 2018 lalu. Bahkan, Umar melakukan perlawanan saat mobilnya diadang oleh petugas KPK di luar bank. Saat itu, Umar sedang membawa uang Rp 500 juta yang diduga suap dari Effendy kepada Pangonal.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengangkatan Stafsus Presiden, Bukti Jokowi Akomodasi Kalangan Milenial

Pengangkatan staf khusus perlu diapresiasi, Presiden Jokowi mengakomodasi kalangan milenial di pemerintahan.

NASIONAL | 22 November 2019

Polisi: Menantu Santoso Gabung Kelompok Bersenjata MIT Poso

“Dia cukup lihai dalam berperang, namun pengejaran masih terus dilakukan hingga saat ini,” ujar AKBP Didik.

NASIONAL | 22 November 2019

Kasus Terorisme di Medan, Pemimpin JAD dan Guru Ngaji Sudah Ditangkap

DA sering mengunjungi salah satu napi kasus terorisme berinisial I di Lapas Tanjung Gusta.

NASIONAL | 22 November 2019

KPK Duga Ada Pekerjaan Fiktif di Divisi III Waskita Karya Saat Dipimpin Desi Arryani

"Ada setidaknya 14 proyek yang sudah kami identifikasi dan tidak tertutup kemungkinan lebih dari 14 proyek. Itu akan ditelusuri lebih lanjut," kata Febri.

NASIONAL | 22 November 2019

Soal Pekerjaan di Divisi III Waskita Karya, Dirut Jasa Marga: Sudah 10 Tahun Lalu

Desi mengklaim telah menyampaikan hal tersebut kepada penyidik, meski tak mengingat secara rinci karena sudah berlalu 10 tahun.

NASIONAL | 22 November 2019

Angela Terima Anugerah Keterbukaan Informasi untuk Kemparekraf

Wapres berharap Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019 bisa menjadi pemacu badan publik lainnya untuk lebih terbuka dan transparan dalam tata kelola.

NASIONAL | 21 November 2019

Kemparekraf Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

"Dengan didukung ekonomi kreatif, menjadikan sektor ini bisa menjadi penghasil devisa terbesar di Indonesia."

NASIONAL | 21 November 2019

Polri: Belum Ada Anggota Polisi Dikenai Sanksi Pamer Kemewahan

"Prinsipnya kalau ada yang melanggar dan terbukti dengan sengaja (pamer) di media sosial akan ditindak.”

NASIONAL | 21 November 2019

KPK Dalami Peran Dirut PT Jasa Marga dalam Kasus Waskita Karya

KPK menduga kasus korupsi ini merugikan keuangan negara hingga Rp 186 miliar.

NASIONAL | 21 November 2019

Ditjen Hubdat Buka Pendaftaran Mudik Gratis Natal-Tahun Baru

Ada 8 jurusan: Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang, Jakarta-Purwokerto, Bali-Surabaya, Jakarta-Boyolali, Bali-Yogyakarta, dan Jakarta-Malang.

NASIONAL | 21 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS