Hindari Intrik dan Rekayasa, Peradi Ubah Cara Pemilihan Ketum
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.76)   |   COMPOSITE 4917.96 (-77.25)   |   DBX 928.196 (-9.36)   |   I-GRADE 130.286 (-2.47)   |   IDX30 412.166 (-7.81)   |   IDX80 107.727 (-2.12)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.52)   |   IDXG30 115.773 (-2.54)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.14)   |   IDXQ30 120.761 (-2.28)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.04)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-5.64)   |   IDXV30 101.893 (-1.72)   |   INFOBANK15 773.605 (-10.83)   |   Investor33 359.92 (-6.33)   |   ISSI 144.524 (-2.78)   |   JII 524.265 (-12.36)   |   JII70 177.451 (-4.14)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.61)   |   LQ45 754.177 (-13.97)   |   MBX 1360.94 (-22.51)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.11)   |   SMInfra18 232.003 (-3.38)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.01)   |  

Munaslub Peradi

Hindari Intrik dan Rekayasa, Peradi Ubah Cara Pemilihan Ketum

Rabu, 18 Desember 2019 | 19:26 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Peserta Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyepakati perubahan besar tata cara pemilihan ketua umum (Ketum).

Pemilihan ketua umum yang sebelumnya melalui suara dari perwakilan Peradi di tiap daerah, pada Munas Februari 2020 mendatang akan dilakukan secara langsung berupa one person one vote atau satu orang satu suara.

Kesepakatan itu diambil ratusan advokat dari 43 DPC se-Indonesia dalam Munaslub Peradi di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

“Selama ini dengan sistem perwakilan, mengakibatkan selalu terjadi perpecahan. Perwakilan ini adalah orang-orang yang sudah digalang dengan segala cara untuk memberi suara ke ketua umum. Jadi suara itu belum tentu suara anggotanya, tetapi kepentingan calon,” ujar Ketua Umum Peradi Juniver Girsang di sela-sela Munaslub di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu sore.

Menurut Juniver, pemilihan ketua umum melalui perwakilan tidak melambangkan demokrasi. Padahal, kata Juniver, setiap orang memiliki hak yang sama dengan pengurus. Anggota bisa memilih langsung ketua yang dikehendaki, yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas. Jika sudah terpilih, sosok ketua umum memiliki kepercayaan penuh dari anggotanya.

“Seperti di negara kita, pemilihan presiden, DPR, dan DPRD, bahkan kepala desa, dipilih secara langsung. Peradi adalah penegak demokrasi, masa masih memilih ketua lewat perwakilan?” ujarnya.

Dalam Munaslub itu semua delegasi DPC menyetujui untuk melaksanakan amanat Munas I di Pontianak pada 30 April 2010 lalu yakni mengubah Anggaran Dasar (AD) untuk memilih Ketua Umum secara langsung (one person one vote).

Juniver menyatakan, dengan perubahan Anggaran Dasar itu, maka tahun depan sebanyak 20.000 advokat di seluruh Indonesia dapat menggunakan haknya untuk memilih Ketua Umum Peradi secara langsung.

“Dengan terlaksananya pemilihan langsung ketua umum, maka polemik permasalahan yang timbul di setiap Munas Peradi dikuasai oleh sekelompok tertentu tidak akan terjadi lagi," ujar Juniver.

Dikatakan, rekayasa dan intrik akan sulit dilakukan jika setiap anggota Peradi memiliki hak memilih secara langsung.

Ia menambahkan, sebelum pemilihan di Munas pada Februari tahun depan, para calon ketum akan berkunjung ke daerah-daerah untuk melakukan kampanye

Sementara itu, Aziun Ansari Ketua DPC Pekanbaru yang hadir dalam Munaslub menegaskan pemilihan Ketum secara langsung adalah kerinduan advokat di daerah selama ini. Perubahan Anggaran Dasar akan mencegah cara pemilihan Ketum Peradi yang penuh intrik, pemilihan dari kamar ke kamar tidak akan terulang lagi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Omnibus Law Instrumen Percepat Tranformasi Ekonomi

“Yang dilakukan dalam omnibus law ini adalah penyederhanaan terhadap beberapa pasal di dalam undang-undang yang tumpang tindih," papar Arif.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Pemudik Nataru dengan Transportasi Umum Diprediksi Menurun

Puncak arus mudik lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya karena berpegangan pada hasil survei litbang.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Buya Syafii Maarif: Larangan Ibadah Natal Tindakan Primitif

"Ada polsek, tidak boleh dibiarkan, harus ditindaklanjuti. Dipanggil orang itu, kalau perlu diproses secara hukum," ucap Buya Syafii.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Polri: Ormas "Sweeping" Akan Kami Tindak

“Kita sudah ingatkan ormas agar tak lakukan itu. Apabila tak diindahkan, maka (akan) ditindak tegas."

NASIONAL | 18 Desember 2019

Pimpinan KPK Jilid V Belum Tentu Gunakan Kewenangan SP3

penghentian suatu perkara dengan menerbitkan SP3 perlu dilandasi pertimbangan hukum yang kuat. KPK tidak akan mengobral SP3.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka Fungsional Mulai 23 Desember

Hutama Karya menyiapkan dua Pos Porlantas di simpang masuk ring road KM19 dan di simpang Perawang.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Peruri Kembangkan Produk dan Jasa Berbasis Digital

Dapat dipastikan barang tersebut tidak mengalami perubahan dan dijamin keasliannya.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Posko Nasional ESDM Amankan Pasokan BBM Jelang Libur Nataru

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk posko nasional guna memastikan pasokan energi menjelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Jiwasraya Gagal Bayar Polis, Jokowi: Ini Tidak Ringan

Jiwasraya sebelumnya menyerah dan tak sanggup memenuhi kewajiban pembayaran yang mencapai Rp 12,4 triliun.

NASIONAL | 18 Desember 2019

Ekspor Lobster Harus Untungkan Nelayan dan Negara

Jangan sampai, gara-gara ekspor lobster itu ekosistem di laut kita malah menjadi rusak.

NASIONAL | 18 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS