Menkes Setujui Status PSBB untuk DKI
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Menkes Setujui Status PSBB untuk DKI

Selasa, 7 April 2020 | 09:16 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Dina Manafe / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyetujui permohonan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk DKI Jakarta. Surat persetujuan PSBB sudah ditandatangani Menkes, Senin (6/4/2020) malam.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni ketika dihubungi wartawan, Selasa (7/4/2020).

Menurut Busrono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI merupakan provinsi yang pertama mengajukan permohonan penerapan status PSBB setelah Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dikeluarkan pada 3 April 2020.

“Sudah (disetujui). DKI itu mengajukan yang pertama kalau tidak salah. (Suratnya) sudah ditandatangani tadi malam,” kata Busroni.

Surat persetujuan status PSBB untuk Provinsi DKI Jakarta akan dikirimkan Kementerian Kesehatan hari ini kepada Gubernur DKI Jakarta. Soal waktu dan mekanisme pelaksanaan status PSBB diserahkan kepada keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Baru hari ini (dikirim). Kan administrasi tetap jalan. Nah kuncinya sekarang bagaimana mereka melaksanakan, kapan akan melaksanakan. Itu izin secara prinsip sudah tertulis dikirimkan. Jadi seluruhnya itu ada di Pak Gubernur Anies Baswedan. Monggo diatur sesuai dengan kemampuannya beliau di DKI secara keseluruhan. Sebab secara izin sudah diberikan,” jelas Busroni.

Dalam surat persetujuan tersebut, lanjutnya, Menteri Kesehatan meminta dalam penerapan status PSBB di DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajarannya tetap fokus pada keselamatan masyarakat dari pandemi wabah Covid-19.

“Tetap fokus pada nyawa manusia. Itu saja. Jadi semua itu tidak ada maknanya ketika kita tidak bisa menyelamatkan manusia, dalam hal ini penduduk. Pesannya itu. Nomor satu adalahnya masyarakat diselamatkan,” tegas Busrono.

Diungkapkannya, Pemprov DKI mendapatkan persetujuan untuk menerapkan status PSBB setelah Menkes mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Beberapa pertimbangan yang dilihat sehingga Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coid-19 memberikan persetujuan adalah dilihat dari aspek kesehatan, aspek kesalamatan dan aspek ekonomi.

“Ini bukan hanya pertimbangan Kementerian Kesesehatan, pertimbangan gugus tugas. Itu (pertimbangan) aspeknya banyak. Pertama pasti aspek kesehatan, nomor satu itu. Kedua aspek keselamatan, ketiga aspek ekonomi,” jelasnya.

Ketika ditanyakan apakah syarat yang tertuang dalam Permenkes No 9 tahun 2020 telah dipenuhi Pemprov DKI, Busrono mengatakan ia tidak bisa merinci satu per satu dokumen yang telah dilengkapi Anies Baswedan. Tetapi pada prinsipnya, permohonan penerapan status PSBB di DKI Jakarta telah disetujui pemerintah.

“Saya tidak merinci satu-satu karena saya tidak lihat. Saya tidak mengatakan iya. Tapi prinsipnya itu disetujui, iya,” tukas Busroni.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terus Kampanyekan Gerakan Penggunaan Masker Nonmedis

Kampanye masker kain untuk masyarakat sangat penting dalam proses penanggulangan penyebaran virus.

NASIONAL | 7 April 2020

Pemprov Bengkulu Belum Berencana Terapkan PSBB Atasi Covid-19

Untuk melaksanakan PSBB di Bengkulu sebagai upaya menghentikan penyebaran virus corona harus ada syarat-syarat khusus.

NASIONAL | 7 April 2020

Penanganan Covid-19, Polri Diminta Jangan Langgar Prosedur

Proses penegakan hukum yang dilakukan Polri jangan sampai menimbulkan ketegangan sosial baru di tengah-tengah keresahan masyarakat menghadapi Covid-19.

NASIONAL | 7 April 2020

Diusulkan, Empat Solusi Tutup Defisit BPJS Kesehatan

Pertama, optimalisasi pembayaran iuran dari peserta. Saat ini kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran baru mencapai 62%.

NASIONAL | 7 April 2020

Bawaslu: Perppu Harus Mengakomodasi Pemeriksaan Lewat IT

Materi lain yang perlu dimuat dalam Perppu adalah terkait jenis-jenis pelanggaran dan prosedur pelanggaran dalam masa penundaan pilkada seperti sekarang.

NASIONAL | 7 April 2020

Ketua MA Terpilih Harus Utamakan Independensi dan Integritas

Terpilihnya Syarifuddin juga diharapkan dapat menjawab berbagai macam tantangan ataupun yang timbul dalam era digitalisasi seperti saat ini.

NASIONAL | 7 April 2020

DIY Tunda Penyaluran Bantuan Sosial Dampak Covid-19

Karena ada intervensi dari pemerintah pusat, yakni Kemsos, yang juga akan memberikan bantuan sosial bagi mereka yang terdampak,

NASIONAL | 7 April 2020

Pandemi Covid-19, Ratusan Karyawan Hotel di Sulteng Dirumahkan

Tutup karena tidak ada tamu, dan tingkat hunian yang sangat rendah dengan persentase maksimal 10 persen saja.

NASIONAL | 7 April 2020

Sultan HB X: Jangan Paranoid dengan Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Sebagai tenaga medis, pasti sudah menjalani SOP (Standar Operasional Prosedur) jika keluar dari ruang kerjanya.

NASIONAL | 7 April 2020

KY Yakin Syarifuddin Bawa Angin Perubahan di MA

“MA adalah mitra KY, sehingga perlu meningkatkan komitmen dan sinergi agar mampu memberikan harapan para pencari keadilan."

NASIONAL | 7 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS