DPR Dukung Modifikasi Tahapan Pilkada yang Libatkan Massa
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

DPR Dukung Modifikasi Tahapan Pilkada yang Libatkan Massa

Selasa, 2 Juni 2020 | 15:47 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi II DPR mendukung modifikasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020, khususnya yang melibatkan massa. Pertemuan antarmanusia atau melibatkan massa sepatutnya diubah tata cara pelaksanaannya.

"Misalnya saat masa pencoblosan jumlah kotak suara harus lebih banyak dibanding pilkada dalam saat normal. Jam kedatangan pemilih harus diatur, begitu pun jarak di TPS (tempat pemungutan suara) harus sesuai aturan physical distancing (jaga jarak fisik," kata Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Selasa (2/6/2020).

Doli juga menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan metode kampanye tanpa melibatkan massa.

Menurut Doli, mengumpulkan orang banyak di lapangan belum tentu efektif dan berkorelasi dengan penambahan jumlah dukungan.

Seperti diketahui, DPR, pemerintah, penyelenggara dan pengawas pemilu menyepakati Pilkada Serentak 2020 digelar pada 9 Desember 2020.

Keputusan itu diambil dalam rapat kerja, Rabu (27/5/2020). Keputusan ini mementahkan harapan sejumlah organisasi masyarakat sipil dan pegiat pemilu yang meminta pilkada diundur hingga 2021.

Pasalnya, masih tingginya ancaman terhadap kesehatan akibat pandemi Covid-19. Menurut Doli, kesepakatan yang dihasilkan sudah mempertimbangkan situasi pandemi. Doli menjelaskan, tidak ada pihak yang bisa memastikan pandemi berakhir dalam waktu dekat.

"Dari diskusi belum ada yang bisa memastikan kondisi pada tahun 2021 tidak jauh berbeda dengan kondisi sekarang, bahkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan 2-5 tahun mendatang belum tentu virus akan hilang," ucap Doli.

Doli menyebutkan, "Agenda-agenda yang telah disusun harus tetap berjalan. Kita tidak bisa menunggu sesuatu yang tidak pasti. Komisi I telah meminta pelaksanaan pilkada menggunakan protokol kesehatan yang ketat."

Doli mengajak semua pihak termasuk para pemantau pemilu untuk menyesuaikan diri menghadapi pilkada. Tentunya dengan menerapkan disiplin terhadap protokol kesehatan dan terus merawat pertumbuhan demokrasi.

"Atas dasar itulah saya mengajak kawan-kawan penggiat demokrasi, pemerhati pemilu bersama-sama masyarakat untuk menjalankan kehidupan demokrasi kita dengan 'pendekatan baru' melalui Pilkada Serentak di 9 Desember 2020 secara baik," ujar Doli.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

1.260 Orang Batal Berangkat Haji di Tangsel Tahun Ini

Kasus pandemi corona masih melanda Indonesia dan juga Arab Saudi.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Update Covid-19: Bertambah 609, Kasus Positif Jadi 27.549

Selama 24 jam sampai Selasa (2/6/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 609. Total kasus menjadi 27.549.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Pemkot Medan Bangun Kultur Sebagai Persiapan Normal Baru

Akhyar Nasution mengatakan, saat ini pihaknya sedang membangun kultur di masyarakat, sebagai persiapan untuk melaksanakan "new normal".

NASIONAL | 2 Juni 2020

Hingga Seminggu Pasca-Lebaran, 600.000 Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera

Hingga seminggu pasca-Lebaran atau Senin (1/6/2020), sebanyak 613.395 kendaraan telah melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

NASIONAL | 2 Juni 2020

Askrindo Syariah Salurkan Bantuan Paket Sembako dan Uang Tunai

Askrindo Syariah menyalurkan bantuan berupa paket sembako serta uang tunai kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Jelang New Normal, Yayasan Enesis Donasikan Plossa Eucalyptus

Bantuan 20.000 produk Plossa Eucalyptus beserta 500 paket kesehatan ini diserahkan kepada BNPB untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Kepala Daerah Diingatkan Perbaikan Data Agar Bansos Tepat Sasaran

Kalau data dimiliki, maka bantuan akan terukur dengan baik dan betul-betul tersalurkan pada mereka yang berhak.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Bangun Jaringan Sekolah Virtual

Sufmi Dasco Ahmad meminta agar Pemerintah segera membangun sebuah aplikasi khusus untuk kegiatan belajar mengajar secara virtual.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Anggota KKB Penembak dan Perampas Senjata Aparat Keamanan Ditangkap

Ia pernah terlibat baku tembak dengan mantan Kapolri Jendral (Purn) Tito Karnavian yang menjabat sebagai Kapolda Papua tanggal 28 November tahun 2012.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Baru 479 Kabupaten/Kota di 22 Provinsi yang Umumkan Informasi Covid-19

Namun tidak semua kabupaten dan kota pada 22 provinsi itu memiliki rekapitulasi kematian ODP dan PDP.

NASIONAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS