Jokowi: Manajemen Krisis Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Jokowi: Manajemen Krisis Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang

Kamis, 25 Juni 2020 | 15:07 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mengelola manajemen krisis kesehatan dan ekonomi akibat merebaknya pandemi virus corona atau Covid-19 di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan penanganan urusan kesehatan dan ekonomi harus seimbang. Ia mengibaratkan antara rem dan gas harus seimbang.

“Oleh sebab itu, dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas ini harus betul-betul seimbang,” kata Jokowi saat memberikan pengarahan terkait penanganan Covid-19 melalui video conference di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6/2020).

Dijelaskannya, dalam mengelola manajemen krisis tidak bisa pemerintah mengutamakan pemulihan ekonomi tetapi mengabaikan penanganan urusan kesehatan. Juga tidak bisa berkonsentrasi penuh dalam urusan kesehatan tetapi ekonominya dibiarkan sehingga menjadi sangat lemah.

“Tidak bisa kita gas di urusan ekonomi tetapi kesehatannya menjadi terabaikan. Tidak bisa juga kita konsentrasi penuh di urusan kesehatan, tetapi ekonominya menjadi sangat terganggu,” ujar Jokowi.

Filosofi gas dan rem dalam mengelola manajemen krisis kesehatan dan ekonomi ini yang terus disampaikan Jokowi kepada seluruh kepala daerah. Mereka harus benar-benar melaksanakannya dengan seimbang dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid-19.

“Gas dan rem ini lah yang selalu saya sampaikan kepada Gubernur, Bupati, Walikota ini harus pas betul ada balance, ada keseimbangan, sehingga semuanya dapat dikerjakan dalam waktu yang bersamaan. Ini lah sulitnya saat ini,” terang Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan, krisis ekonomi global akibat terjadinya pandemi Covid-19 benar-benar terjadi.

IMF telah menyampaikan prediksi pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di negara-negara besar akan mengalami penurunan tajam akibat pandemi Covid-19.

Seperti pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat akan menurun menjadi -8 persen. Lalu Jepang menjadi -5,8 persen, Inggris akan -10,2 persen, Perancis akan -12,5 persen, Italia akan menjadi -12,8 persen, Spanyol akan -12,8 persen dan Jerman menjadi -7,5 persen.

Kondisi seperti ini yang harus diketahui masyarakat, lanjut Jokowi. Bahwa dalam proses mengendalikan Covid-19, terutama dalam urusan kesehatan, pemerintah menghadapi masalah lain yaitu urusan ekonomi.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU dan Bawaslu Ajukan Tambahan Anggaran ke DPR

KPU mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 696,6 miliar dan Bawaslu mengajukan perubahan anggaran sebesar Rp 699 miliar.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kepala BKN: Banyak Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi Covid-19

Ke depan diperlukan evaluasi kembali jabatan yang dibutuhkan dan tidak.

NASIONAL | 25 Juni 2020

70% Warga Jatim Tak Pakai Masker

Jokowi juga mengajak semua tokoh agama dan masyarakat di Jawa Timur untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Harimau Sumatera Tewas Diduga Akibat Diracun

Konflik masyarakat dengan harimau di Desa Rantau Panjang, sudah terjadi selama bertahun - tahun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Putusan soal Siaran FTA Tanpa Izin Dinilai Beri Kepastian Hukum

"Setiap putusan yang mencerminkan hadirnya kepastian hukum dan keadilan bagi yang berhak selalu pantas untuk disyukuri."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Divonis 12 Tahun Penjara, Penusuk Wiranto Tak Ajukan Banding

Abu Rara langsung menerima vonis 12 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (25/6/2020).

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pedagang Pasar Tradisional Palu Jalani Rapid Test Covid-19

Sebanyak 40 warga menjalani rapid test dengan hasil negatif.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polri: Teroris Kalimantan Tiga Kali Latihan Perang

"Rahman telah mengikuti idad (latihan para militer) sebanyak tiga kali bersama dengan Tahliz dan sembilan orang lainnya."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Covid-19 di Jatim, Jokowi: Tidak Bisa Surabaya Sendiri

Surabaya Raya adalah wilayah aglomerasi yang harus dijaga terlebih dahulu.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Ketua Komisi III Desak Kapolri Usut Dalang Pembakaran Bendera PDIP

Menurut Herman, setiap warga negara yang melanggar hukum sudah sepatutnya diberi sanksi tegas.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS