Birokrasi Kelas Dunia Sulit Terwujud Tanpa ASN Unggul
INDEX

BISNIS-27 434.406 (0)   |   COMPOSITE 4934.09 (0)   |   DBX 924.804 (0)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 413.425 (0)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 776.883 (0)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 144.765 (0)   |   JII 523.909 (0)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 966.07 (0)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1366.8 (0)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 258.891 (0)   |   SMInfra18 233.321 (0)   |   SRI-KEHATI 303.606 (0)   |  

Birokrasi Kelas Dunia Sulit Terwujud Tanpa ASN Unggul

Kamis, 25 Juni 2020 | 15:40 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menginginkan birokrasi berkelas dunia pada 2024. Hal itu dinilai sulit terealisasi tanpa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul.

"Pada 2024 pemerintah ingin birokrasi kelas dunia, tapi itu tidak akan terwujud kalau ASN tidak unggul, tidak cerdas, punya inovasi, dan lain-lain," kata Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto dalam seminar daring bertajuk "Jalan Menuju ASN Unggul Pasca Pandemi, Kamis (25/6/2020).

"Problem selama ini soal mindset. Ada yang memandang ASN sebagai faktor produksi, padahal kita semua sepakat ASN adalah human capital yang terus menerus kita kembangkan. Membangun ASN berkualitas menjadi suatu kebutuhan," tegas Adi.

Adi menuturkan masih banyak ASN yang dulu tidak bisa mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi akibat keterbatasan anggaran. Adi bersyukur Undang-Undang (UU) Nomor 5/2014 tentang ASN diterbitkan.

Sebab dengan regulasi itu, setiap ASN berhak mengikuti pengembangan kompetensi. Adi berharap agar para ASN memiki kesadaran, karena sudah memiliki hak menerima pengembangan itu.

"Adanya pandemi Covid-19 juga sebuah momentum emas untuk mendesain ulang, bagaimana mengembangkan kompetensi ASN dengan berbagai macam aplikasi informasi dan teknologi memadai," ujar Adi.

Menurut Adi, data utuh mengenai hal-hal berkaitan ASN sepatutnya dibangun.

"Sejauh ini kita tidak punya data konkret jumlah ASN yang ikut pelatihan dan belum. Enggak pernah ada data yang dikelola. Kita sedang dorong itu," ungkao Adi.

Adi pun menyebut, "Kita sedang kembangkan aplikasi ASN Unggul. Nanti akan bisa diakses oleh ASN kita dengan baik. Saya kira hari ini kita terus menerus berupaya selain pengembangan kompentesi ASN, LAN terus mendorong tumbuh berkembangnya inovasi sektor publik. Kurang lebih hari ini inovasi yang diciptakan ASN kita tembus 36 ribu. Ini prestasi dalam rangka menyiapkan karakter ASN unggul."



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Aturan Pelaksanaan Normal Baru Harus Jelas dan Terpadu

"Transisi normal baru saat pandemi, yang terpenting adalah pencegahan Covid-19 yaitu protokol kesehatan harus diperkuat."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi Instruksikan Kepala Daerah Buat Kebijakan Berdasarkan Data Ilmiah dan Pakar

“Jangan kita membuat kebijakan, membuat policy, tanpa melihat data tanpa mendengarkan saran dari para pakar. Ini berbahaya."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tanpa Surat Lolos Sensor, KPI Pertanyakan Alasan Gandeng Netfix

"Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian terkait standar tersebut yaitu sensitivitas terkait isu SARA, muatan kekerasan, dan batasan tampilan seksualitas."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi: Manajemen Krisis Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang

“Oleh sebab itu, dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas ini harus betul-betul seimbang,” kata Jokowi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

KPU dan Bawaslu Ajukan Tambahan Anggaran ke DPR

KPU mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 696,6 miliar dan Bawaslu mengajukan perubahan anggaran sebesar Rp 699 miliar.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kepala BKN: Banyak Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi Covid-19

Ke depan diperlukan evaluasi kembali jabatan yang dibutuhkan dan tidak.

NASIONAL | 25 Juni 2020

70% Warga Jatim Tak Pakai Masker

Jokowi juga mengajak semua tokoh agama dan masyarakat di Jawa Timur untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Harimau Sumatera Tewas Diduga Akibat Diracun

Konflik masyarakat dengan harimau di Desa Rantau Panjang, sudah terjadi selama bertahun - tahun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Putusan soal Siaran FTA Tanpa Izin Dinilai Beri Kepastian Hukum

"Setiap putusan yang mencerminkan hadirnya kepastian hukum dan keadilan bagi yang berhak selalu pantas untuk disyukuri."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Divonis 12 Tahun Penjara, Penusuk Wiranto Tak Ajukan Banding

Abu Rara langsung menerima vonis 12 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (25/6/2020).

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS