Mendagri Tawarkan Empat Strategi Antisipasi Kebakaran Hutan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Mendagri Tawarkan Empat Strategi Antisipasi Kebakaran Hutan

Kamis, 2 Juli 2020 | 21:18 WIB
Oleh : Robert Wardy / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menawarkan empat strategi dalam mengantisipasi kebakaran hutan.

Pertama, optimalisasi dana desa. Caranya, mendorong daerah yang memiliki potensi atau kerawanan kebakaran hutan untuk dapat menggunakan dana desa.

"Perlu juga usaha soft untuk mengkanalisasi agar masyarakat bisa membuka lahan dengan biaya murah. Artinya dibantu oleh pemerintah. Kalau tidak dibantu oleh pemerintah, kita paham di desa yang sulit, mereka untuk membuka lahan dua hektare yang paling gampang dengan dibakar. Kita dorong untuk memanfaatkan dana desanya dalam bentuk membuat desa mandiri bebas karhutla," kata Tito dalam Rakorsus Tingkat Menteri membahas “Antisipasi Kebakaran Hutan Periode Puncak Kemarau Tahun 2020” di Jakarta, Kamis (02/07/2020).

Dia menyarankan, dari dana desa yang 70 persen itu, sebagian bisa dimanfaatkan untuk mencegah Karhutla. Misalnya, di desa-desa di daerah-daerah Sumatera bagian timur. Kemudian desa-desa di Kalimantan yang diidentifikasi rawan terbakar.

"Kita dorong desa-desa itu untuk memanfaatkan dana desanya dalam bentuk membuat desa mandiri bebas Karhutla. Kalau Covid-19 ada kampung tangguh, desa tangguh, ini desa mandiri bebas Karhutla dengan biaya 70 persen yang mereka miliki, masih ada ruang fiskal," ujar Tito.

Strategi kedua, lanjut Tito adalah anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD. Dana itu ada di BTT Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

"Kami paham di tahun 2019, dana BTT itu rendah sekali, itu tidak ada yang lebih dari 1 persen BTT. Pos inilah yang dijadikan oleh Pemda untuk rencana termasuk karhutla. BTT ini bisa digunakan untuk bencana maupun hal-hal yang mendesak,” jelas Tito.

Menurut Tito, pos dana BTT ini bisa dialokasikan untuk pencegahan Karhutla selain Covid-19. Atau digunakan untuk bencana lain maupun hal-hal yang mendesak.

"Kita melihat bahwa Sumut itu tertinggi Rp 1,5 triliun atau 11 persen lebih anggarannya. Saya kira ini datanya, tapi ini bisa dimanfaatkan juga kalau Covid-nya melandai, bisa dimanfaatkan untuk Karhutla," saran Tito.

Ketiga, dukungan anggaran dari Pusat. Kementerian/Lembaga yang berkompeten terhadap penanganan karhutla seperti Kementerian Pertanian, LHK, dan lai-lain bisa mengalokasikan anggarannya untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa membakar.

Keempat, kerja sama dengan swasta. Melalui swasta, banyak perusahaan besar yang ingin berkontribusi dan yang terganggu dengan adanya kebakaran.

"Banyak perusahaan-perusahaan besar yang ingin berkontribusi karena bagi mereka juga ada yang terganggu dengan adanya kebakaran. Apalagi daerah tempat dia ada yang terkena sedikit dan kemudian dituduh dia sebagai pembakar, ada beberapa kasus yang akhirnya bebas murni," tutup Tito.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dua Prajurit TNI AD Terlibat Kasus Penusukan Serda Saputra

"Perannya kedua ini memberikan, meminjamkan senjata api kepada tersangka. Jadi senjata api yang digunakan oleh tersangka (Letda RW) itu dipinjam dari Sertu H."

NASIONAL | 2 Juli 2020

Djoko Tjandra Masuk Indonesia Tak Terdeteksi, Imigrasi Diadukan ke Ombudsman

Djoko Tjandra telah memiliki kewarganegaraan Indonesia dengan mengubah nama Joko Soegiarto Tjandra melalui proses pengadilan.

NASIONAL | 2 Juli 2020

LSI Denny JA: Saat Masyarakat Terpuruk, Segera Cari Solusi dan Proaktif Beri Berita Gembira

"Tularkan harapan, tentu yang berdasarkan hasil riset. Spirit ini yang berharga untuk terus ditumbuhkan.”

NASIONAL | 2 Juli 2020

PDI Perjuangan: Covid-19 Masalah Bersama

Covid-19 harus diatasi bersama semua warga negara.

NASIONAL | 2 Juli 2020

PDIP: Covid-19 Masalah Bersama, Kami Pasang Badan untuk Pemerintahan Jokowi

“PDI Perjuangan menilai bahwa Presiden Jokowi telah bekerja keras dan terus berjuang membantu rakyat agar Indonesia secepatnya bisa mengatasi dampak Covid-19."

NASIONAL | 2 Juli 2020

KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur Beroperasi Mulai Besok

KA lokal Siliwangi relasi Sukabumi-Cianjur mulai kembali dioperasikan Jumat, 3 Juli 2020.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Anggota Baleg: Pancasila Terusik, Persatuan Bangsa Tergugah

"Wajar kalau hampir semua kalangan menolak hadirnya RUU HIP ini. Setiap mengusik Pancasila dapat dipastikan akan menggugah rasa kebangsaan kita untuk menyatu."

NASIONAL | 2 Juli 2020

Pemusnahan 1,2 Ton Sabu di Polda Metro Jaya Abaikan Protokol Kesehatan

Walaupun Pelawak Nardji yang memandu acara itu berulang kali mengingatkan untuk tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan, namun kerumunan tak terhindarkan.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Ini Penyebab Lonjakan Kasus Positif Covid-19

Terdapat dua penyebab lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Wapres Minta Menteri BUMN Jajaki Lahan Negara untuk Industri Halal

Menurut Wapres, Pemerintah terus mengembangkan industri halal untuk mengejar agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi produsen.

NASIONAL | 2 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS