Banyuwangi Akan Jadi Daerah Pertama Miliki Laporan Berkelanjutan

Banyuwangi Akan Jadi Daerah Pertama Miliki Laporan Berkelanjutan

Senin, 13 Juli 2020 | 16:10 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Bumi Global Karbon Foundation (BGKF) saat ini mendampingi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur untuk menyusun laporan berkelanjutan (Sustainability Report) versi Global Reporting Initiative (GRI). Dengan aksi ini, Banyuwangi akan menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang mempunyai Laporan Berkelanjutan versi GRI standard.

“Artinya Banyuwangi sudah tiga langkah lebih maju dalam membuat laporan berkelanjutan yang akuntabel, terukur, dan tranparansi dalam memberikan informasi analisa risiko dampak kebijakan dan pembangunan terhadap ekonomi, sosial, lingkungan serta tata kelola yang mumpuni,” papar Pendiri BGKF), Ahmad Deni Daruri dalam rilis kepada media di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Berdasarkan catatan, GRI merupakan lembaga standardisasi pelaporan berkelanjutan yang didirikan UNEP, Ceres & Tellus Institute pada 1997. Saat ini, GRI berkantor di Belanda.

Hampir di seluruh dunia, kota-kota terbaiknya, lembaga negara dan kementerian, industrinya, melaporkan kinerja keberlanjutannya versi GRI standard.

Laporan berkelanjutan itu selaras dengan yang diminta PBB dalam hal Sustainability Development Goals (SDGs) yang terdiri atas 17 sasaran dan rencana penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29%; usaha sendiri dan 41% dengan bantuan luar negeri sesuai dengan Paris Agreement.

Hal itu akan menjadi terukur, akurat, kredibel, akan terungkap dalam laporan tersebut.

Selain itu, kata Deni, laporan berkelanjutan versi GRI Standard, Pemkab Banyuwangi terkoneksi dengan apa yang diminta investor yang mendukung Taskforce on Climate-Related Financial Disclosures (TCFD) yang berkedudukan di Swiss

"Investor yang selama ini membaca informasi perubahan iklim, air, dan hutan dari CDP (Carbon Disclosure Project) yang berkedudukan di London," ungkapnya.

Menurut dia, apa yang dilakukan BGKF dan Pemkab Banyuwangi merupakan langkah cerdas di masa pandemi Covid-19 untuk percepatan dan pemulihan ekonomi.

Dengan membuat laporan tersebut, akan menambah pemangku kepentingan lebih luas ke tingkat dunia. Sehingga, investor yang berkelanjutan akan segera masuk ke banyuwangi. Dan juga menyambut indonesia sebagai anggota UNECOSOC 2021-2023.

Selain itu, lanjutnya, BGKF bekerja sama dengan GRI Indonesia untuk membantu UMKM di Banyuwangi sehingga meningkatkan daya saing. Serta akan menambah daya tarik investor.

Sebagian UMKM akan dibantu menyusun laporan berkelanjutan versi GRI sehingga semakin akuntable dan tranparan.
BGKF adalah anggota GRI, TCFD, dan satu-satunya mitra CDP yang terakreditasi di Indonesia akan terus membantu daerah lain yang siap dengan tranparansi yang tinggi.

"Karena dengan membuat laporan berkelanjutan versi GRI standard, daerah tersebut telah melaksanakan Perpres 59 tahun 2017, UU 16 Tahun 2016 tentang Paris Agreement, Perpres 61 Tahun 2011, Perpres 71 Tahun 2011 dan aturan lain yang berhubungan dengan pembangunan berkelanjutan,” papar Deni.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hermansyah Dinyatakan Lolos Jadi Kandidat Ketum BPD Hipmi Sumsel

Kgs Hermansyah Mastari akhirnya dinyatakan lolos sebagai kandidat Ketua Umum Hipmi Sumsel.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Longsor Timbun 5 Rumah dan Gereja di Sumut

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Si Hitam Pertamax Turbo dan Kisah Para Penyalur Migas

Dengan sistem NGS, seluruh proses administrasi dan pengisian muatan BBM dilakukan secara digital.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Anggota Meninggal Positif Covid-19, DPRD Jateng Lakukan Rapid Test

Terdapat 51 orang yang mengikuti tes cepat menyusul meninggalnya Anggota DPRD Syamsul Bahri.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Menpora Minta Seluruh Cabor Kreatif di Tengah Pandemi

Menpora Zainudin Amali meminta cabor untuk mengembangkan kreativitas di tengah pandemi. Salah satunya adalah melalui penyelenggaraan turnamen internal.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Djoko Tjandra Bisa Lolos, Ini Penjelasan Dirjen Imigrasi

Djoko Tjandra diduga masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal melalui jalur perbatasan yang tidak terdapat pos pemeriksaan.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Tahun Ajaran Baru, Komunikasi Guru dan Orang Tua Perlu Ditingkatkan

Memasuki tahun ajaran baru, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta komunikasi antara guru dan orang tua ditingkatkan untuk menyukseskan PJJ.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Doni Monardo Sebut Gugus Tugas Akan Prioritaskan Swab Test

Tingkat keakuratan PCR test paling tinggi dibandingkan rapid test.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Belum Diizinkan Angkut Penumpang, Ribuan Ojek Online Demonstrasi di Bandung

Ribuan pengendara ojek daring atau online yang tergabung dalam kelompok Driver Online Jawa Barat Bersatu (DJOB) melakukan aksi di depan Balai Kota Bandung.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Kasus Pembobolan Data Pribadi Harus Diusut Tuntas

Trubus Rahadiansyah menilai, kasus pembobolan data pribadi tidak boleh berhenti pada si pembobol data. Namun juga harus diusut aktor intelektual dan provider.

NASIONAL | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS