IJSL Cipta Cendikia Juarai Turnamen di Tiongkok

IJSL Cipta Cendikia Juarai Turnamen di Tiongkok
Tim Indonesia Junior Soccer League (IJSL) Cipta Cendikia berhasil menjuarai turnamen Gothia Cup China 2019. ( Foto: dok )
Yudo Dahono / YUD Jumat, 16 Agustus 2019 | 15:53 WIB

Qindao, Beritasatu.com - Tim IJSL Cipta Cendikia, sukses memertahankan gelar Juara Gothia Cup China 2019, Jumat (16/8/2019). IJSL Cipta Cendikia sukses menjuarai Gothia Cup China 2019, Jumat pagi hari ini. IJSL Cipta Cendikia berhasil mengalahkan TTC FC dengan skor 8-1 pada babak final di Baishawan Park Qindao.

Gelar semakin lengkap Ketika Mokhamad Hanif berhasil menyabet Most Valuable Player (MVP). Selain itu, tim IJSL Cipta Cendikia mendapatkan penghargaan khusus dari wasit Gothia Cup China sebagai team Fair Play. Pembina IJSL Cipta Cendikia, Syamsu Djalal, mengaku bangga akan catatan tersebut. Terlebih, gelar itu diraih menjelang ulang tahun kemerdekaan ke-74 RI pada 17 Agustus 2019.

Pada gelaran di tahun sebelumnya, IJSL Cipta Cendekia berhasil menjuarai Gothia Cup China 2018 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan A One FC dengan skor 4-2 di Lapangan Tian He, Qingdao, Sabtu (18/8/2018).

“Apa yang diraih para pemain ini menjadi kado yang indah. Sangat luar biasa. Ini adalah sebuah kejutan dari kerja keras pemain. Kami harap ini menjadi motivasi juga untuk banyak pihak lainnya agar bisa berprestasi membanggakan Indonesia di kancah dunia,” terangnya.

Lebih jauh ditambahkan Bob Hippy, yang juga pembina IJSL Cipta Cendikia, jika sejak awal keberangkatan tim ini diharapkan agar para pemain dapat belajar lebih jauh tentang membangun kekompakan dan sekaligus menimba pengalaman setelah bertanding dengan tim dari negara-negara lain di turnamen ini.

“Ini juga menjadi buah kerja keras para pembina di kelompok umur, sepakbola akar rumput, dan kami juga berusaha terus komitmen. Kami akan terus mengakomodir talenta muda pesepakbola Indonesia dengan memutar kompetisi reguler yang selama ini digadang-gadang seluruh publik sepakbola nasional,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan pelatih Asep Padian dan Gilang Ramadhan. Tim IJSL Cipta Cendikia yang berada di Grup 7 berhasil menjadi juara Grup.

Sementara itu Ketua IJSL Hendra Harsono meyakini agar kualitas pemain muda Indonesia semakin baik, maka perlu diadakan pengiriman pemain muda ke luar negeri. Apalagi, dalam pandangannya, kemampuan bermain seorang pesepakbola tak hanya dibentuk secara instan atau selama beberapa bulan.

“Kemampuan mereka dibentuk dari serangkaian latihan keras dan pengalaman bertanding selama bertahun-tahun. Proses panjang inilah, yang pada akhirnya membentuk seorang pemain menjadi pemain berkualitas, dengan level konsistensi relatif awet tidak instan. Ibarat buah, mereka matang secara alami, bukan hasil karbit, karena melewati proses yang semestinya,” pungkasnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com