Cegah Banjir, Pramono Tinjau Pengerukan Sungai Cakung Lama
Senin, 19 Mei 2025 | 11:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pengerukan Sungai Cakung Lama di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin (19/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menanggulangi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Pramono didampingi Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat serta Kepala Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara Ika Agustin Ningrum.
Solusi Banjir Tanpa Penggusuran
Menurut Pramono, Sungai Cakung Lama sudah lama tidak mengalami pengerukan. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Kelapa Gading dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter (cm) saat hujan deras.
"Ini menunjukkan Pemerintah Jakarta serius mengatasi keluhan masyarakat. Kita tidak melakukan penggusuran, pendekatannya humanis dan personal," ujar Pramono Anung terkait pengerukan Sungai Cakung Lama.
Pramono menegaskan pengerukan ini tidak melibatkan penggusuran warga. Pendekatan yang dilakukan oleh tim proyek adalah sosialisasi langsung ke masyarakat sesuai dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Permen ATR/BPN) Nomor 39 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik pada Pendaftaran Tanah.
Proyek Ditargetkan Rampung Tahun 2027
Pengerukan Sungai Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2027. Total panjang sungai yang dikeruk mencapai 8 kilometer, terbagi dalam 11 segmen.
Pengerjaan proyek dilakukan dalam dua segmen:
1. Segmen 1-10, lebar mengikuti kondisi eksisting, kurang dari 2 meter.
2. Segmen 11-12, lebar dirancang menjadi 2 meter
Proyek pengerukan Sungai Cakung Lama merupakan bagian dari program normalisasi dan revitalisasi aliran sungai di Pemprov Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung untuk mencegah genangan air dan banjir tahunan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




