ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Nasdem Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan

Minggu, 2 Mei 2021 | 13:10 WIB
YP
B
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: B1
Warga memadati kawasan Jembatan Penyeberangan Multiguna atau Skybridge Tanah Abang di Jakarta, Kamis, 29 April 2021.
Warga memadati kawasan Jembatan Penyeberangan Multiguna atau Skybridge Tanah Abang di Jakarta, Kamis, 29 April 2021. (ANTARA FOTO)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI, Wibi Andrino, meminta Pemprov DKI Jakarta memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat serta pasar-pasar lain di Jakarta. Pasalnya, menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat cenderung banyak ke pasar atau pusat perbelanjaan lainnya untuk menyiapkan kebutuhan Hari Raya.

Hal ini disampaikan Wibi terutama menyikapi terjadinya kerumunan masyarakat yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021) kemarin.

"Agar kerumunan tidak terulang, saya menyarankan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah petugas Satpol PP, juga personel Kepolisian dan TNI, dalam hal ini yang terlibat Satgas Covid-19. Dengan demikian, petugas di lapangan bisa membantu menegakkan protokol kesehatan," ujar Wibi dalam keterangannya, Minggu (2/5/2021).

Wibi juga mendorong agar didirikan posko pengamanan di Pasar Tanah Abang untuk mengawasi protokol kesehatan serta membatasi warga yang berbelanja di Pasar Tanah Abang. Menurut dia, personel kepolisian harus dilibatkan karena mereka juga memiliki kewenangan untuk melakukan pengamanan.

ADVERTISEMENT

"Ini harus disikapi serius. Pemprov harus tegas, masyarakat harus sadar akan pentingnya protokol kesehatan antiCovid-19," tandas Wibi.

Wibi mengakui bahwa dirinya bisa merasakan keinginan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 2021. Namun, dia mengimbau masyarakat harus sadar betul dan taat akan protokol kesehatan khususnya 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi.

"Kami sangat menyayangkan masih adanya masyarakat yang abai akan protokol kesehatan. Seharusnya masyarakat bisa menahan diri, menahan hasrat untuk berbelanja, ingat selalu akan protokol kesehatan. Perekonomian boleh berjalan, tetapi harus diiring dengan protokol kesehatan khususnya 5M," pungkas Wibi.

Diketahui, pada Sabtu siang, Pasar Tanah Abang ramai didatangi pengunjung. Dalam video yang viral di media sosial, para pengunjung, khususnya di Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang, terlihat berbelanja sambil berdesak-desakan dan tanpa menjaga jarak. Mereka berbelanja dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Meriah! Lebaran Tenabang 2026 Jadi Magnet Wisata Budaya Warga Jakarta

Meriah! Lebaran Tenabang 2026 Jadi Magnet Wisata Budaya Warga Jakarta

JAKARTA
Pramono Anung Tegas Berantas Premanisme di Jakarta

Pramono Anung Tegas Berantas Premanisme di Jakarta

JAKARTA
GRIB Jaya Klaim Lahan Tanah Abang Pakai Eigendom Verponding, Apa Itu?

GRIB Jaya Klaim Lahan Tanah Abang Pakai Eigendom Verponding, Apa Itu?

NASIONAL
Derita Sopir Bajaj di Tanah Abang, Tiap Hari Dipalak Preman Rp 100.000

Derita Sopir Bajaj di Tanah Abang, Tiap Hari Dipalak Preman Rp 100.000

JAKARTA
3 Lahan KAI di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga

3 Lahan KAI di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga

EKONOMI
Preman Tanah Abang Peras Pengendara, 2 Pelaku Diamankan

Preman Tanah Abang Peras Pengendara, 2 Pelaku Diamankan

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon