ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dwi Soetjipto Raih CEO Pilihan Serikat Perusahaan Pers

Jumat, 17 Oktober 2014 | 21:12 WIB
ST
B
Penulis: Stefi Thenu | Editor: B1
Dwi Soetjipto saat menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh Sekjen SPS Ahmad Djauhar, Jumat (17/10).
Dwi Soetjipto saat menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh Sekjen SPS Ahmad Djauhar, Jumat (17/10). (Suara Pembaruan/Stefy Thenu)

Semarang - Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Dwi Soetjipto dinobatkan sebagai CEO Pilihan tahun ini. Penghargaan itu diberikan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam acara penganugerahan The 3rd Indonesia Public Relation Award & Summit (IPRAS) 2014 di Yogyakarta, Jumat (17/10). Dwi Soetjipto terpilih atas keberhasilannya menjalankan strategi transformasi pada perusahaan yang dipimpinnya.

Dwi Soetjipto berhasil menyisihkan 100 CEO dari perusahaan berprestasi di Indonesia. Kehadiran Dwi dinilai memberikan inspirasi bagi karyawan untuk menjadikan perusahaan berkembang semakin baik, berkinerja unggul, serta memperoleh kepercayaan tinggi dari publik.

"Penghargaan ini tak lepas dari dukungan karyawan, berbagai persoalan seperti resistensi karyawan konsolidasi operasional, corporate culture, dan persoalan itu satu per satu berhasil diselesaikan hingga menghasilkan banyak keputusan strategi dan dapat menggerakkan roda produksi serta sinergitas holding Semen Indonesia," ujar Dwi Soetjipto .

Dwi Soetjipto menegaskan, perusahaan juga terus menerus menggalakkan inovasi. Inovasi yang muncul bersifat paralel dengan sustainable dan continuously di perusahaan. Salah satu implemantasi inovasi adalah pembentukan Center Of The CHAMPS. Inovasi itu merupakan alat utama mendukung implementasi kebijakan perusahaan serta menjaga competitiveness perusahaan.

ADVERTISEMENT

Keberhasilan Dwi Soetjipto mengatasi masalah dan aktif menggalakkan inovasi membawa kinerja perusahaan terus meningkat. Dari sisi kinerja Semen Indonesia terus mengalami peningkatan. Terbukti dengan meningkatnya laba bersih perseroan yang naik signifikan dari Rp 509 miliar di tahun 2004 menjadi Rp 5,37 Triliun di tahun 2013. Nilai Ebitda 2004 senilai Rp 1,4 Triliun meningkat mencapai Rp 8,1 triliun di tahun 2013.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon