ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AGRI Nilai Wilayah Timur Alami Defisit Gula Konsumsi

Senin, 16 Januari 2012 | 13:03 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi gula
Ilustrasi gula (Antara)
Indikasi kuat suplai gula konsumsi di wilayah timur mengalami defisit yang cukup signifikan.

Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) angkat bicara terkait pemberitaan tentang ditemuinya rembesan  gula kristal rafinasi (GKR) merek SUJ dan Angels Products, dari Banten ke pasar konsumsi wilayah  timur Indonesia, khususnya Makassar.
 
Wakil Ketua I AGRI Andre Vincent Wenas mengatakan, rembesan gula  kristal rafinasi SUJ dan Angels Products dari kawasan Banten, ke wilayah KTI (kawasan timur Indonesia) adalah indikasi kuat suplai gula konsumsi di wilayah timur mengalami defisit yang cukup signifikan.

Rembesnya gula rafinasi ini juga bukti kosongnya stok gula. Bisa dindikasikan, stok saat ini  sebagian besar dipegang para pedagang. "Hal itu bisa disebabkan faktor harga karena mesti ditambah ongkos  kirim dan soal kualitas yang jauh dari memadai," ungkap Andre, melalui  siaran pers, di Jakarta, hari ini.

Seperti dilaporkan Disperindag setempat, saat ini gula rafinasi produksi Makassar Tene relatif tidak ada di pasar. Karena pasokan gula tebu dari Jawa tidak ada, maka gula rafinasi SUJ dan Angels Products  mengisi kekosongan pasar gula konsumsi di kawasan timur. "Dalam pandangan kami, hal ini lumrah  saja, bahkan bisa membantu pemerintah, pelaku industri kecil-menengah  (IKM) dan konsumen untuk mengamankan pasokan gula," papar Andre.
 
Hanya yang perlu dilengkapi adalah agar  gula produksi  Makassar Tene dan anggota AGRI yang lain (Jawa Manis Rafinasi, DUS, PDSU,  DSI, dan Sugar Labinta), juga diberi ruang gerak yang sama seperti SUJ  dan Angels Products yang telah melayani pasar konsumsi di kawasan timur. Sehingga, menjamin kontinuitas pasokan, dan kualitas produk.
 
Andre menambahkan, segenap anggota AGRI selalu siap mendukung pemerintah  untuk mengamankan stabilitas pasokan gula di kawasan timur dengan kualitas yang baik dan harga yang pantas.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon