Bappenas Sebut Makan Bergizi Gratis Berkontribusi untuk Tekan Stunting dan Tingkatkan Ekonomi Lokal
Selasa, 20 Agustus 2024 | 17:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) mengaku, optimistis program makan bergizi gratis (MBG) tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi mampu mencegah angka stunting.
Selain untuk menekan angka stunting, MBG juga akan memberikan kontribusi untuk kebutuhan pangan lokal dan ekonomi lokal.
Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam (KSDA) Kementerian PPN/BAPPENAS Vivi Yulaswati mengatakan, pencegahan angka stunting melalui program MBG perlu menyasar cakupan yang lebih luas. Mulai dari pemberian MBG pada ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan peserta didik di semua lingkup pendidikan.
“Kemudian peserta didik, baik umum, kejuruan, keagamaan khusus, tentunya dalam hal ini pesantren,” ujar Vivi dalam Investor Daily Talk di IDTV, Selasa (20/8/2024).
Vivi melanjutkan, menu bahan pangan dan kandungan gizi perlu disesuaikan dengan kebutuhan kelompok penerima sasaran. Berdasarkan penelitiannya, sebanyak 57% pangan domestik hanya dipenuhi karbohidrat
“Jadi (masih) kurang untuk protein, sayuran, dan juga buah buahan,” ujarnya.
Selain itu, Vivi menilai program MBG akan memberikan dampak besar jika diselenggarakan secara nasional, seperti membaiknya perilaku pangan dan gizi dari para penerima sasaran, memberikan diet sehat, berkontribusi pada kebutuhan pangan hingga berkembangnya ekonomi lokal.
“Selain dampak terhadap membaiknya perilaku pangan dan gizi, juga berkontribusi pada kebutuhan pangan serta berkembangnya ekonomi lokal,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




