ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2017, Bank Mantap Targetkan Masuk BUKU II

Sabtu, 25 Juli 2015 | 00:41 WIB
DK
B
Penulis: Devie Kania | Editor: B1
Ilustrasi perbankan
Ilustrasi perbankan (Istimewa)

Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menargetkan dapat naik menjadi bank umum kelompok usaha (BUKU) II pada 2017-2018. Untuk itu, bank dengan ekuitas Rp 700 miliar ini berencana meningkatkan perolehan laba mulai 2016. Adapun sampai semester I-2015, perseroan berhasil meraih laba sekitar 60,48% dari target 2015.

Direktur Utama Bank Mantap Nixon L P Napitupulu mengatakan, perseroan fokus terhadap laba ditahan terkait rencana naik BUKU. Kendati, ia mengakui, Bank Mantap juga akan melihat situasi apakah butuh suntikan dari induk usaha atau tidak ke depan. Saat ini pemegang saham utama perseroan, terdiri dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) sebesar 58,25%, PT Taspen (Persero) 20,2%, dan PT Pos (Persero) 20,2%.

"Untuk naik BUKU II, kami fokus pertumbuhan organik. Tahun ini, perseroan banyak mengeluarkan biaya untuk infrastruktur teknologi, tetapi mulai tahun 2016-2017 laba kami mungkin dapat mendekati Rp 200 miliar. Kami menjaga net interest margin (NIM) dalam posisi sekitar 10%," ujar dia dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama antara Taspen dan Bank Mantap di Jakarta, Jumat (24/7).

Mengenai laba, sepanjang 2015 perseroan membidik perolehan kisaran Rp 21-22 miliar. Sedangkan sampai Juni lalu, Bank Mantap telah mencetak laba Rp 12,7 miliar. Kendati, menurut Nixon, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expendicture/capex) sekitar Rp 60 miliar untuk jaringan dan teknologi informasi (TI) pada 2015. Dengana dana capex tersebut anak usaha tiga badan usaha milik negara (BUMN) ini akan membuka sembilan kantor cabang pada semester II ini.

ADVERTISEMENT

"Di sisi lain, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) kami juga naik dengan loan coverage ratio menjadi 100%. Namun, posisi rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross Bank Mantap berada di level 1,3%, turun dari posisi sebelumnya yang 1,7%," jelas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon