Jadi Bank Gateway, OCBC NISP Ajukan Izin Trustee
Senin, 1 Agustus 2016 | 21:40 WIB
Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk tengah mengajukan perizinan trustee ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengajuan izin tersebut merupakan bagian dari langkah perseroan untuk bisa menjadi bank pintu masuk (gateway) dana deklarasi dan repatriasi pengampunan pajak (Tax Amnesty).
Head of Individual Customer Solutions Bank OCBC NISP, Ka Jit, menjelaskan, untuk bisa menjadi bank pintu masuk, Kementerian Keuangan (Kemkeu) mensyaratkan sebuah bank untuk memiliki layanan kustodi, rekening dana nasabah (RDN) ataupun trustee.
"Kami termasuk bank yang saat ini sedang meminta izin ke OJK untuk bisa memiliki layanan trustee," ujar dia dalam acara peluncuran program Tanda Funtastrip 2016 di OCBC NISP Tower, Senin (1/8).
Ka Jit mengungkapkan, alasan pihaknya ikut mendaftarkan diri menjadi bank pintu masuk, lantaran sebagai bagian dari jaringan OCBC Group, pihaknya memiliki fleksibilitas dalam menjembatani perpindahan dana dari Singapura ke Indonesia.
"Bank OCBC NISP memiliki jaringan OCBC Group, sebuah konglomerasi keuangan yang tentunya memiliki hubungan erat dengan Bank OCBC Singapore dan Bank of Singapore, sehingga dengan menjadi bagian dari grup, perputaran uang akan lebih gampang, dua jam saja transfer uang bisa sampai, kemudahan ini yang kami tawarkan kepada nasabah," tegas dia.
Dari segi produk, Ka Jit mengklaim, pihaknya memiliki produk paling lengkap dibandingkan bank swasta lain. Adapun produk yang dimiliki, mulai dari produk tradisional perbankan, produk investasi seperti reksadana, obligasi, serta produk untuk nasabah prioritas.
"Kami juga tengah proses untuk reksadana penyertaan terbatas dan juga pengajuan izin untuk bisa menjual obligasi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," jelas dia.
Dari segi potensi nasabah, menurut Ka Jit, cukup banyak nasabah Bank of Singapore ataupun OCBC Singapore yang berkebangsaan Indonesia. Bahkan, kendati belum menjadi bank pintu masuk, namun sudah ada nasabah yang bersedia untuk mendeklarasikan dananya. "Sudah ada Rp 100 miliar dana yang ditransfer balik oleh nasabah dan siap dideklarasikan," ungkap dia.
Program Tabungan
Sebagai bagian dari upaya untuk memperbesar dana pihak ketiga (DPK), Bank OCBC NISP meluncurkan program Tanda Funtastrip 2016. Program ini berlangsung mulai 21 Juni 2016 hingga 31 Januari 2017.
Tanda Funtastrip merupakan program unggulan Bank OCBC NISP yang memberikan berbagai macam hadiah bagi nasabah maupun calon nasabah. Di tahun ketiga perjalanannya, program ini menyuguhkan London sebagai destinasi pilihan bagi pemenang Grand Prize. Tersedia tujuh paket liburan gratis ke London untuk tujuh orang nasabah dan anggota keluarganya yang memiliki tabungan Tanda 360 dan Tanda reguler.
Retail Business Development Division Head Bank OCBC NISP, Andreas Kurniawan, menjelaskan, melalui mekanisme lelang poin, nasabah dapat melakukan lelang poin yang dimiliki dengan sejumlah hadiah mulai dari voucher belanja hingga voucher perjalanan ke Bali, Lombok, Hongkong, Tokyo dan London.
"Untuk menaikkan jumlah poin, nasabah dapat menggunakan mekanisme Bonus Tanda Poin melalui penempatan sejumlah dana di deposito dan tabungan berjangka serta pendaftaran autobiller untuk pembayaran kartu kredit, listrik, air dan telepon," kata Andreas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




