Pertagas Siapkan Uji Coba Komersial Jaringan Pipa Gresik-Semarang
Kamis, 19 Maret 2020 | 06:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com–PT Pertamina Gas (Pertagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang terafiliasi dengan PT Pertamina (Persero), tengah menyiapkan uji coba komersial (commissioning) jaringan pipa gas dari Gresik ke Semarang. Proses konstruksi jaringan pipa yang dikerjakan konsorsium PT Wijaya Karya Tbk-Rabana-Kelsri (KWRK) dengan investasi US$ 250 juta itu telah tuntas akhir 2019.
Manajer Komunikasi dan CSR Pertagas, Zainal Abidin mengatakan proyek pipa gas Gresik-Semarang merupakan pipa gas open access. Panjang jaringan pipa Gresik-Semarang 268 kilometer dengan diameter 28 inchi. Jaringan pipa tersebut memiliki kapasitas pengaliran gas maksimal sebesar 400 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Menurut Zainal, jaringan pipa Gresik-Semarang yang dibangun mulai Oktober 2014 ini memasok gas untuk PLTG Tambak Lorok milik PLN dan kawasan industri khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Jaringan pipa gas Gresik-Semarang nantinya mendapatkan pasokan gas dari Proyek Jambaran-Tiung Biru (JTB) milik PT Pertamina EP Cepu," katanya dalam keterangannya Kamis (19/3/2020).
Zainal menyebutkan, sebelum jaringan pipa Gresik-Semarang, perusahaan menuntaskan konstruksi jaringan pipa gas Duri-Dumai yang telah diuji coba komersial pada 14 April 2019 seiring mengalirkan gas perdana (gas in) tahap II ke Refinery Unit II Dumai di Riau dengan kapasitas 22,7 MMSCFD.
Pemanfaatan gas ini merupakan salah satu inisiatif strategis RU II Dumai untuk meningkatkan Gross Refinery Margin yang sejalan estimasi 40 persen penghematan fuel cost. "Total nilai investasi proyek Pipa Gas Duri – Dumai sebesar US$ 70 juta," katanya.
Sebelumnya, pada 24 November 2018, Pertagas mengalirkan gas in tahap I ke pelanggan rumah tangga, industri, dan komersial, yang berada di wilayah Dumai yang selama ini dikelola PGN.
Pipa Gas Duri-Dumai memiliki panjang 67 km dengan diameter pipa 24 inchi. Titik awal terhubung di Duri Meter Station pipa Grissik-Duri (PT TGI) dan titik akhir di Kilang Pertamina Refinery Unit II Dumai. Gas yang dialirkan bersumber dari Blok Bentu (dioperasikan oleh PT Energi Mega Persada Tbk), Blok Corridor (dioperasikan oleh ConocoPhillips), dan Blok Jambi Merang (dioperasikan PT Pertamina Hulu Energi).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




