Tertekan Inflasi AS dan Inggris, Bursa Eropa Melemah
Kamis, 15 Juli 2021 | 08:26 WIB
London, Beritasatu.com - Bursa Eropa ditutup melemah pada perdagangan Rabu (14/7/2021) akibat meningkatnya inflasi di AS dan Inggris. Ketua The Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan mempertahankan kebijakan stimulus.
Indeks Stoxx600 turun 0,09%, DAX datar, FTSE Inggris turun 0,47%, FTSE MIB Italia naik 0,15%.
Inflasi naik 5,4% pada bulan Juni dibanding tahun sebelumnya. Ini adalah inflasi tertinggi dalam 13 tahun terakhir dan di atas estimasi ekonom Dow Jones di angka 5%. Inflasi inti, megecualikan makanan dan energi, naik 4,5%, tertinggi sejak September 1991 dan di atas perkiraan 3,8%.
Inflasi Inggris juga naik di atas estimasi analis. Inflasi Juni naik 0,5% dari bulan sebelumnya, dan di atas konsensus analis di 0,2%.
Eurostat juga melaporkan produksi industrial Eropa pada bulan Mei turun 1%, lebih dalam dibanding konsensus analis 0,2%.
Di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, Powell mengatakan bahwa bank sentral mampu mempertahankan kebijakan moneter longgar sebelum mulai melakukan tapering (mengurangi) stimulus, meskipun inflasi saat ini naik pesat. Powell memlihat bahwa inflasi akan menurun ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




