Masih Ada Kementerian yang Belum Cairkan Anggaran
Selasa, 27 November 2012 | 15:44 WIB
Kendati demikian Menkeu mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam mendorong upaya percepatan pencairan anggaran
JAKARTA – Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengakui masih ada sejumlah Kementerian dan Lembaga (K/L) yang belum melengkapi dokumen untuk pencairan anggaran. Kendati demikian dia tidak mengungkapkan secara rinci K/L tersebut.
Dengan adanya K/L yang belum melengkapi dokumennya, maka kinerja penyerapan anggaran dipastikan akan terhambat mengingat waktu tahun anggran 2012 hanya tinggal sebulan lagi. Kendati demikian Menkeu mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam mendorong upaya percepatan karena pihaknya hanya bisa menyetujui anggaran apabila semua dokumen pendukungnya lengkap.
“Dari sisi Kemenkeu, kita hanya bisa menyetujui pencairan anggaran apabila dokumen-dokumen pendukung daripada project itu lengkap. Nah, kita memperhatikan beberapa Kementerian yang memperoleh alokasi dana APBN-P itu belum berhasil menyelesaikan dokumennya, jadi hal itu nanti tentu mempengaruhi penyerapan,” ujar Menkeu di Jakarta, Selasa (27/11).
Oleh karena itu Menkeu menyatakan belum bisa menyampaikan prediksi terhadap kinerja penyerapan APBN hingga akhir tahun ini. Namun dia tetap berharap angka penyerapan APBN pada 2012 akan tetap berada diatas 90 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Enam Persen.
Sementara itu Menkeu memproyeksi angka pertumbuhan ekonomi pada tahun ini akan tetap berada diatas enam persen. Proyeksi ini menurutnya didasarkan pola pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama, kedua dan ketiga tahun anggaran 2012.
Dia juga menyatakan pemerintah tetap berusaha supaya target minimum pertumbuhan ekonomi pada tahun ini yang sebesar 6,3 persen tetap tercapai. Selain itu dia juga menyatakan akan berupaya supaya target pertumbuhan tahun depan yang mencapai 6,8 persen bisa tercapai.
“Jadi itu yang kita akan coba capai dan tetap kita di tahun 2013, kita berusaha untuk mencapai 6,8 persen,” pungkasnya.
JAKARTA – Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengakui masih ada sejumlah Kementerian dan Lembaga (K/L) yang belum melengkapi dokumen untuk pencairan anggaran. Kendati demikian dia tidak mengungkapkan secara rinci K/L tersebut.
Dengan adanya K/L yang belum melengkapi dokumennya, maka kinerja penyerapan anggaran dipastikan akan terhambat mengingat waktu tahun anggran 2012 hanya tinggal sebulan lagi. Kendati demikian Menkeu mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam mendorong upaya percepatan karena pihaknya hanya bisa menyetujui anggaran apabila semua dokumen pendukungnya lengkap.
“Dari sisi Kemenkeu, kita hanya bisa menyetujui pencairan anggaran apabila dokumen-dokumen pendukung daripada project itu lengkap. Nah, kita memperhatikan beberapa Kementerian yang memperoleh alokasi dana APBN-P itu belum berhasil menyelesaikan dokumennya, jadi hal itu nanti tentu mempengaruhi penyerapan,” ujar Menkeu di Jakarta, Selasa (27/11).
Oleh karena itu Menkeu menyatakan belum bisa menyampaikan prediksi terhadap kinerja penyerapan APBN hingga akhir tahun ini. Namun dia tetap berharap angka penyerapan APBN pada 2012 akan tetap berada diatas 90 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Enam Persen.
Sementara itu Menkeu memproyeksi angka pertumbuhan ekonomi pada tahun ini akan tetap berada diatas enam persen. Proyeksi ini menurutnya didasarkan pola pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama, kedua dan ketiga tahun anggaran 2012.
Dia juga menyatakan pemerintah tetap berusaha supaya target minimum pertumbuhan ekonomi pada tahun ini yang sebesar 6,3 persen tetap tercapai. Selain itu dia juga menyatakan akan berupaya supaya target pertumbuhan tahun depan yang mencapai 6,8 persen bisa tercapai.
“Jadi itu yang kita akan coba capai dan tetap kita di tahun 2013, kita berusaha untuk mencapai 6,8 persen,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




