Logo BeritaSatu

MIDI Tambah 200 Gerai Baru Tahun Ini, Fokus di Luar Jawa

Kamis, 26 Mei 2022 | 06:48 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) mempersiapkan belanja modal sebesar Rp 800 miliar tahun ini yang sebagian besar akan digunakan untuk menambah 200 gerai baru.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Midi Utama Suantopo Po pada Public Expose di Alfa Tower, Rabu (25/5/2022).

“Untuk belanja modal tahun 2022 berkisar Rp 800 miliar. Itu sumbernya dari kas internal perusahaan. Sebesar 60% dianggarkan untuk pengembangan gerai baru,” ungkap Suantopo.

Sementara itu, MIDI akan menggunakan sisa belanja modal tersebut untuk perpanjangan sewa dan renovasi gerai.

Sepanjang 2022, MIDI akan menambah 200 gerai yang akan tersebar di 11 cabang yang sudah ada. Pengembangan gerai baru secara proporsi akan fokus di luar Pulau Jawa.

“Secara proporsi, terutama di luar Jawa, situasi daya beli relatif lebih baik dibandingkan dengan Jabodetabek. Terutama karena Jabodetabek mungkin mengalami persoalan banyak penutupan industri,” jelas Direktur Lilik Setiabudi.

“Di luar Pulau Jawa, relatif lebih bagus karena ada fenomena kenaikan harga komoditi, sawit, batu bara dan lain sebagainya yang drive (mendorong) daya beli di luar pulau Jawa,” tambahnya.

Sebagai informasi, MIDI menambah 206 gerai baru pada tahun lalu. Per akhir 2021, MIDI telah mengoperasikan 2.095 gerai. Dari jumlah tersebut, 95,1% atau 1.992 gerai merupakan Alfamidi Reguler. Kemudian, 32 gerai Alfamidi Super, 6 Midi Fresh, serta Lawson sebanyak 65 gerai.

Sebanyak 952 gerai tersebut atau sekitar 47% dari total gerai MIDI per 2021 berada di luar Pulau Jawa. Sekitar 33% atau 664 gerai ada di Jabodetabek. Kemudian 415 gerai (20%) berlokasi di Jawa di luar Jabodetabek. Adapun 11 cabang MIDI tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah & DIY, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Maluku.

Data menunjukkan Alfamidi berkontribusi sebesar 93,6% terhadap pendapatan neto MIDI. Alfamidi Super menjadi format toko yang menyumbang pendapatan neto terbesar kedua dengan proporsi 4,5%. Diikuti oleh Lawson (1,9%) dan Midi Fresh (0,1%).

Kinerja Keuangan MIDI 2021

Pada 2021, MIDI berhasil membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp13,58 triliun. Capaian ini naik 7,30% dari Rp12,66 triliun pada tahun 2020 meskipun di bawah pertumbuhan pendapatan tahun 2020 yaitu 8,90%.

Realisasi pertumbuhan pendapatan yang lebih rendah di tahun 2021 disebabkan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dari pandemi Covid-19. Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 37,42% dari Rp 200,27 miliar di 2020 menjadi Rp 275,22 miliar di 2021.

Peningkatan profitabilitas pada tahun 2021 dikontribusikan oleh efisiensi beban operasional yang berhasil dilakukan pada tahun 2021 serta perbaikan manajemen modal kerja sehingga berhasil menurunkan beban bunga pinjaman pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Incar Pendapatan Naik Jadi Rp 3 T, Simak Strategi Bukalapak

Bukalapak akan memperluas jangkauan kepada mitra, pelapak online, dan pelanggan dengan menyediakan solusi dengan fokus pengembangan specialized platforms.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Pelaku Bisnis Didorong Lakukan Transaksi Keuangan Elektronik

Ada beberapa peluang yang bisa menjadi pendorong pertumbuhan revenue jika retailer menggunakan transaksi keuangan elektronik atau digital payments.

EKONOMI | 29 Juni 2022

OJK Pede Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan indikator perekonomian dan kinerja sektor jasa keuangan masih terjaga dengan baik di tengah dinamika ekonomi global.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Sunter Lakeside Hotel Catat Peningkatan Gross Profit 12,18 Persen pada 2021

PT Sunter Lakeside Hotel Tbk konsisten meningkatkan kinerja bisnis seiring dengan perkembangan industri perhotelan yang kian pulih.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Simak 5 Aset Kripto yang Berpotensi Bullish pada Pekan Ini

Pergerakan pasar aset kripto memasuki tengah pekan ini masih terlihat stagnan, namun cenderung menurun.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Allianz Life Bukukan Premi Rp 3,8 Triliun di Kuartal I 2022

PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) membukukan pendapatan premi bruto atau gross written premium (GWP) Rp 3,8 triliun di kuartal I 2022

EKONOMI | 29 Juni 2022

Pertalite Dibatasi, Ini Kelebihan dan Kekurangan MyPertamina

Pengguna Pertalite perlu mendaftarkan di sistem MyPertamina dan memahami penggunaannya serta fitur-fitur menarik di dalamnya.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Tokopedia Luncurkan Spot Award, Program Apresiasi Karyawan

Tokopedia baru saja meluncurkan Spot Award, sebuah program untuk mengapresiasi karyawan-karyawan.

EKONOMI | 29 Juni 2022

PUPR Tetapkan Tiga Pemenang Sayembara Rancang Kawasan IKN

Ibu Kota Negara (IKN) akan dibangun secara bertahap hingga 2045 dengan mengusung konsep Future Smart Forest City of Indonesia.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Imbas Kenaikan Bunga Fed Arus Kas Bukalapak Makin Kuat, Lo?

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menyatakan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS (the Fed) baru-baru ini berdampak positif terhadap kas perseroan.

EKONOMI | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Vaksinasi 5 Provinsi Masih di Bawah 80%, Walhi Ungkap Penyebabnya

Vaksinasi 5 Provinsi Masih di Bawah 80%, Walhi Ungkap Penyebabnya

NEWS | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings