HCML Pastikan Lapangan MAC Selat Madura Siap Berproduksi
Rabu, 22 Juni 2022 | 23:14 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Perusahaan migas Husky CNOOC Madura Limited (HCML) berencana melakukan pengembangan lapangan MAC di Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Terkait rencana tersebut HCML telah melakukan sosialisasi di hadapan warga perwakilan dari delapan desa, di Pulau Gili Genting dan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kamis (16/6/2022).
Baca Juga: HCML Teken 3 Transaksi Jual-Beli Gas Selama Gelaran IOG 2021
Manager Regional Office dan Relations HCML Hamim Tohari mengatakan pihaknya memberikan informasi, menyosialisasikan kepada warga terkait rencana kegiatan pengembangan MAC di Gili Genting.
"Kami mohon dukungan warga terkait adanya pengembangan lapangan MAC yang akan segera dijalankan, dimana nantinya akan ditindaklanjuti dengan proses eksploitasi," kata Hamim, Rabu (23/6/2022).
Baca Juga: Sumenep Percepat Tanam Jelang Musim Kemarau
Hamim menjelaskan, selain melakukan sosialisasi, dalam kesempatan ini, HCML meminta dukungan dan doa, agar semua kegiatan bisa berkah bagi semua pihak.
"Apa yang bisa diberikan HCML tentunya selalu berpedoman kepada mekanisme dan peraturan yang ada, di antaranya program pengembangan masyarakat dan dukungan terhadap kegiatan yang menjadi kebiasaan masyarakat. Dialog seperti ini akan dilakukan berkala baik formal maupun informal untuk menampung keinginan masyarakat," kata Hamim.
Camat Gili Genting Abdul Said berharap sosialisasi terus dilakukan oleh perusahaan terutama untuk meningkatkan dampak positif dari pengeboran.
Menurut dia, warga kepulauan sudah mempunyai pengalaman tentang tahapan dan proses pengeboran yang dilakukan oleh salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dengan demikian masyarakat lebih bisa menerima, hanya saja semua aspirasi warga nelayan harus diperhatikan.
Baca Juga: SKK Migas Dorong Komitmen KKKS Gunakan Produk Lokal
"HCML harus didukung semua pihak, karena saya yakin perusahaan migas ini tidak semena-mena melakukan kegiatan tetapi sudah melalui beberapa proses seperti yang dikatakan pihak humas," kata Said.
Sementara Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Gili Genting, H Rusnan mengatakan dengan kegiatan sosialisasi warga bisa menyampaikan secara langsung, apa yang menjadi kendala dan harapan warga terdampak.
"Kegiatan sosialisasi saat ini harus ditindak lanjuti dengan kehiatan kegiatan yang lain, karena keberadaan perusahaan sangat bermanfaat bagi warga," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




