ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pabrik di Palu Rampung, BRMS Siap Memacu Produksi Emas

Jumat, 11 November 2022 | 09:42 WIB
MF
FH
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FER
PT Bumi Resources Mineral Tbk
PT Bumi Resources Mineral Tbk (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) bersiap menambah kapasitas produksi dengan mengoperasikan pabrik emas kedua yang berada di Palu.

Direktur Bumi Resources Minerals Herwin Hidayat menjelaskan, pabrik itu sudah diselesaikan oleh anak usaha perseroan yakni PT Citra Palu Minerals (CPM). Pabrik baru ini berkapasitas hingga 4.000 ton bijih per hari.

"Nantinya, pabrik ini akan memproduksi sekitar 200 ton hingga 500 ton bijih per hari pada kuartal IV 2022," jelas Herwin kepada Investor Daily, di Jakarta, Kamis (10/11/22).

Herwin mengatakan, perseroan akan mendapatkan produksi tambahan pada kuartal IV 2022 dengan asumsi pengolahan 200 ton bijih per hari menjadi 500 ton bijih per hari.

ADVERTISEMENT

Peningkatan produksi ini akan dilakukan perseroan secara bertahap dimulai dari 1000 ton hingga kapasitas produksi dapat terealisasi sepenuhnya.

Lebih lanjut, pada tahun depan juga perseroan berencana merampungkan pabrik produksi lainya yang berlokasi di Gorontalo yang ditargetkan 2024.

"Saat ini, perseroan telah memperoleh izin konstruksi dan produksi disetujui oleh pemerintah pada Februari 2019 dengan periode konstruksi 3 tahun dan periode produksi 30 tahun," imbuhnya.

Sementara itu, hingga kuartal III 2022, BRMS membukukan pendapatan (belum termasuk konsolidasi KPC) senilai US$ 1,39 miliar hingga kuartal III 2022. Jumlahnya melesat 109,3% dari periode yang sama tahun lalu US$ 666,18 juta.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2022 yang dipublikasikan di website perseroan, BRMS mencatatkan beban pokok pendapatan US$ 1,1 miliar yang juga melonjak dari kuartal III-2021 di posisi US$ 512,78 juta.

Baca Juga: Saham BBRI dan BRMS Paling Aktif Diperdagangkan Investor

Laba bruto tercatat US$ 294,27 juta dan beban usaha US$ 69,22 juta sehingga laba usaha BUMI senilai US$ 225,04 juta selama Januari-September 2022. Laba usaha itu melejit secara year on year (yoy) dari US$ 104,16 juta.

Bumi Resources membukukan bagian atas laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama-neto US$ 451,86 juta; penghasilan bunga US$ 2,56 juta; beban bunga dan keuangan US$ 139,63 juta; laba selisih kurs-neto US$ 4,60 juta; lain-lain-neto US$ 19,83 juta.

Sehingga laba sebelum pajak penghasilan mencapai US$ 524,60 juta, terbang dari US$ 147,26 juta pada kuartal III-2021. Sedangkan, laba setelah pajak US$ 405,84 juta dan laba periode berjalan BUMI tembus US$ 383,67 juta.

Baca Juga: Laba Bumi Resources Meroket 473% Jadi US$ 365,4 Juta

Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 365,49 juta, melambung 473,7% dari US$ 63,70 juta.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon