Tiongkok: Ketidakadilan yang Diterima Rakyat Palestina Jadi Akar Konflik Israel-Hamas
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 09:17 WIB
Beijing, Beritasatu.com - Tiongkok menyebut ketidakadilan yang diterima oleh rakyat Palestina menjadi akar permasalahan dalam konflik Israel-Hamas yang memanas sejak akhir pekan lalu. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Wang Yi, Jumat (13/10/2023).
"Menteri Wang Yi menekankan bahwa permasalahan Palestina adalah esensi konflik di Timur Tengah. Ia menyatakan bahwa esensi dari permasalahan ini adalah ketidakadilan yang telah berlangsung terlalu lama terhadap rakyat Palestina," kata Wang Wenbin saat memberikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok, dikutip Beritasatu.com, Sabtu (14/10/2023).
Pernyataan ini disampaikan oleh Wang Yi saat berbicara dengan Kepala Penasihat Kepresidenan Brasil, Celso Luiz Nunes Amorim, melalui panggilan telepon terkait konflik Palestina-Israel pada tanggal 12 Oktober 2023.
"Konflik yang tengah berlangsung saat ini kembali menegaskan, dengan cara yang sangat kejam, bahwa solusi terhadap permasalahan Palestina terletak pada dimulainya kembali perundingan damai yang sejati sesegera mungkin, dan dalam rangka mewujudkan hak-hak sah rakyat Palestina," ungkap Wang Wenbin.
Dia juga mengungkapkan bahwa Tiongkok telah mengusulkan penyelenggaraan konferensi perdamaian internasional dengan kewenangan yang lebih besar sesegera mungkin, untuk membangun konsensus internasional yang lebih luas dengan prinsip "solusi dua negara" sebagai dasarnya.
Selain itu, Wang Wenbin menyoroti bahwa PBB memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk memainkan perannya dalam isu Palestina.
"Tiongkok mendukung Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan darurat terkait konflik Palestina-Israel. Pertemuan ini seharusnya berfokus pada isu-isu kemanusiaan, mengajukan gencatan senjata, mengakhiri kekerasan, melindungi warga sipil, dan mencapai konsensus internasional yang mengikat serta mengambil langkah-langkah nyata," ungkap Wang Wenbin.
Sementara itu, Kepala Penasihat Kepresidenan Brasil, Amorim, dalam percakapan tersebut menyatakan bahwa kunci penyelesaian konflik adalah melanjutkan perundingan damai.
"Brasil bersedia untuk bekerja erat dengan Tiongkok dalam upaya bersama untuk meredakan situasi," kata Wang Wenbin yang mengutip pernyataan Amorim.
Dalam beberapa hari terakhir, Utusan Khusus Pemerintah Tiongkok untuk Masalah Timur Tengah, Zhai Jun, telah melakukan pertemuan telepon dengan pejabat kementerian luar negeri Mesir, Palestina, Israel, dan Arab Saudi untuk menyampaikan posisi Tiongkok terhadap situasi saat ini, serta untuk aktif mempromosikan perdamaian.
"Tiongkok akan terus bekerja sama dengan negara-negara di wilayah tersebut dan komunitas internasional untuk mendorong gencatan senjata dan menghentikan kekerasan, mencegah krisis kemanusiaan yang luas, serta berperan konstruktif dalam mencapai penyelesaian komprehensif, adil, dan berkelanjutan terhadap masalah Palestina," tambah Wang Wenbin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




