Pesawat China Eastern Jatuh, Presiden Xi Instruksikan Aksi Darurat
Senin, 21 Maret 2022 | 20:53 WIB
Beijing, Beritasatu.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping mengeluarkan instruksi aksi darurat terkait insiden kecelakaan pesawat penumpang milik maskapai Eastern Airlines di Daerah Otonomi Guangxi, Senin (21/3/2022) sore.
Lakukan tindakan secepatnya sesuai mekanisme tanggap darurat, upayakan pencarian dan penyelamatan tanpa kenal lelah, dan lakukan penanganan yang patut setelah kejadian, demikian bunyi instruksi Xi yang beredar di media-media Tiongkok.
Dewan Negara menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menunjuk beberapa pejabat untuk menangani peristiwa tersebut, mengidentifikasi penyebab kecelakaan, dan memperkuat penyelidikan bencana sektor penerbangan sipil untuk menjamin keamanan operasional penerbangan dan nyawa penduduk di masa-masa yang akan datang.
Perdana Menteri Li Keqiang menyerukan upaya segera untuk pencarian dan perawatan korban luka serta menenangkan keluarga korban.
Baca Juga: Pesawat China Airlines Anjlok 20.025 Kaki dalam Dua Menit
Pemimpin kabinet Tiongkok itu juga mendorong departemen terkait untuk mengidentifikasi secara cermat penyebab kecelakaan dan segera mengambil tindakan untuk memperkuat sistem keamanan penerbangan sipil.
Badan Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC), Kementerian Kegawatdaruratan, dan beberapa departemen terkait mengirimkan satuan tugas ke lokasi kecelakaan.
Pesawat jenis Boeing-737 bernomor penerbangan MU-5735 rute Kunming-Guangzhou jatuh di atas perbukitan Guangxi di wilayah selatan Tiongkok sekitar pukul 14.00 waktu setempat (13.00 WIB).
Sebanyak 132 orang penumpang dan kru belum diketahui nasibnya sampai saat ini.
Sekitar pukul 15.00, Brigade Pemadam Kebakaran Kota Wuzhou dikerahkan ke lokasi kecelakaan di wilayah Kabupaten Tengxiang, Guangxi.
"Kami telah mengirimkan 25 alat pemadam kebakaran dan 117 petugas ke lokasi. Namun lokasi kejadian sangat terpencil di atas perbukitan, alat pemadam tidak bisa menjangkau dan petugas mendaki ke lokasi kejadian," kata seorang pejabat Brigade Pemadam Kebakaran Wuzhou seperti dikutip laman berita lokal.
Baca Juga: Jatuh, China Eastern Tengah Menuju Guangzhou
Insiden tersebut merupakan kecelakaan udara terburuk di Tiongkok sejak peristiwa jatuhnya pesawat di Yinchun, Provinsi Heilongjiang, pada 2010.
Otoritas penerbangan Tiongkok pada 19 Februari 2022 merilis bahwa waktu penerbangan sipil yang aman berhasil melampaui 100 juta jam, catatan terbaik dalam sejarah industri penerbangan sipil Tiongkok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




