ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Begal yang Bunuh Pria di Ciampea Bogor Gantung Diri

Kamis, 24 Oktober 2024 | 16:47 WIB
HY
BW
Penulis: Heru Yustanto | Editor: BW
 Dua begal yang membunuh seorang pria di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditangkap polisi.
Dua begal yang membunuh seorang pria di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditangkap polisi. (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

Bogor, Beritasatu.com – Begal yang membunuh seorang pria di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, gantung diri. Dua pelaku lainnya, yang merupakan tetangga korban, berhasil ditangkap Satreskrim Polsek Ciampea dibantu Resmob Polres Bogor.

Kasus begal di Ciampea itu terjadi pada akhir September lalu. Saat itu, pria korban begal itu ingin menjemput anaknya di Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea

Dua pelaku pembunuhan, yaitu AJ dan R merupakan tetangga korban.

Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra mengungkapkan, para pelaku ditangkap di lokasi persembunyian yang berbeda. Pelaku utama atas nama S melakukan aksi gantung diri karena takut tertangkap petugas.

ADVERTISEMENT

"Motif dari hasil pemeriksaan sampai saat ini adalah faktor dendam, sakit hati terhadap korban," kata Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra.

Diberitakan sebelumnya, diduga menjadi korban aksi perampokan, Iwan Irawan (58), pria asal Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan luka berat di bagian kepala depan dan belakang, Senin (30/9/2024) dini hari WIB. Korban tewas setelah sempat mendapatkan perawatan tim medis RSUD Leuwiliang.

Sriyono mengungkapkan, aksi pembunuhan ini sempat diduga dilakukan oleh kawanan begal. Namun, setelah ditelusuri, ternyata aksi didasari dendam pelaku terhadap korban.

Dari hasil pendalaman, ternyata pelaku utama S memiliki utang kepada korban sebesar Rp 6 juta. Saat ditagih, pelaku tidak membayar dan justru berujung percekcokan.

"Pelaku utama bersama dua pelaku lainnya merencanakan aksinya di sebuah kolam pemancingan. Informasi awal, permasalahan utang piutang. S ini memiliki utang piutang terhadap IR. Saat menagih, mungkin ada kata-kata yang kurang enak, kurang tepat didengar pelaku," tambah Adhimas. 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon