ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Robot Bintaro Bantu Tangani Masalah Tulang Belakang

Minggu, 23 Oktober 2022 | 07:12 WIB
HS
FB
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: FMB
Manajemen dan para dokter RS Premier Bintaro memaparkan fasilitas bedah tulang belakang terbaru yang dimiliki RS Premier Bintaro yakni robotic navigation spine surgery atau dinamakan robot Bintaro (Robbin), Sabtu 22 Oktober 2022.
Manajemen dan para dokter RS Premier Bintaro memaparkan fasilitas bedah tulang belakang terbaru yang dimiliki RS Premier Bintaro yakni robotic navigation spine surgery atau dinamakan robot Bintaro (Robbin), Sabtu 22 Oktober 2022. (Beritasatu.com/Hendro D Situmorang)

Jakarta, Beritasatu.com - Penanganan masalah tulang belakang yang harus menjalani tindakan operasi minim cedera jaringan, kini semakin mudah diatasi dengan adanya teknologi canggih robot navigasi yakni robotic navigation spine surgery atau dinamakan robot Bintaro (Robbin). Ini sebuah terobosan baru dalam prosedur bedah tulang terutama di Asia Tenggara.

CEO RS Premier Bintaro, dr Martha ML Siahaan mengatakan navigasi robotik ini digunakan pada operasi tulang belakang dan juga kasus bedah tulang lainnya. Teknologi ini memungkinkan pemasangan implan pada operasi tulang belakang yang memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi hingga 99%.

"Teknologi ini juga menggunakan teknik operasi minim sayatan dan cedera jaringan, sehingga risiko pendarahan dan infeksi menjadi lebih sedikit, serta dapat mempersingkat waktu operasi dan pemulihan pasien," katanya saat konferensi pers fasilitas Robbin yang dimiliki RS Premier Bintaro, Sabtu (22/10/2022).

Keistimewaan Robbin tersebut telah terintegrasi dengan CT scan 256 slices, C-Arm dan didukung dengan teknologi MRI3 tesla. Sebelumnya operasi tulang belakang memakan waktu 8 jam. Namun dengan menggunakan Robbin dapat dipangkas menjadi 2 jam.

ADVERTISEMENT

Fenomena digitalisasi di industri kesehatan membuat pihaknya harus siap menghadapi perkembangan teknologi. RSPB telah dan akan terus melakukan peningkatan pada bidang layanan digital menuju smart hospital agar alur pelayanan dan perawatan pasien makin mudah diakses.

"Tentunya dengan harga yang sangat bersahabat, karena operasi dengan teknologi robotik sudah tersedia di RSPB. Jadi tidak perlu ke Eropa atau Amerika lagi untuk melakukan operasi dengan teknologi ini," jelas dr Martha.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon