8,2 Juta Warga Cek Kesehatan Gratis, Menkes Apresiasi 3 Provinsi
Kamis, 12 Juni 2025 | 15:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap pencapaian signifikan dari program cek kesehatan gratis (CKG).
Dalam kurun waktu empat bulan sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, program CKG telah menjangkau jutaan masyarakat di seluruh Indonesia. Program CKG ditargetkan menjangkau seluruh penduduk Indonesia, yakni sekitar 280 juta jiwa, secara bertahap dalam lima tahun ke depan.
“Per kemarin, sudah 8,7 juta masyarakat terdata dan 8,2 juta telah menyelesaikan proses cek kesehatannya,” ujar Menkes Budi dalam konferensi pers secara virtual, pada Kamis (12/6/2025).
Menurut Menteri Budi, pencapaian tersebut menunjukkan antusiasme dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit semakin meningkat.
Menkes juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah daerah yang dinilai berhasil mendorong partisipasi warganya dalam program CKG. Terdapat tiga provinsi dengan pencapaian tertinggi dalam pelaksanaan program CKG, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
“Saya secara khusus mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang telah menjadi provinsi dengan partisipasi tertinggi dalam program ini,” kata Budi.
Dia menyebut Jawa Tengah sebagai provinsi dengan pencpaian terbaik. Bahkan, dalam kesempatan tersebut Budi meminta kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah untuk membagikan praktik yang diterapkan dalam memotivasi masyarakat hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara sukarela.
Menkes menegaskan keberhasilan program CKG tak lepas dari peran vital lebih dari 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia. Fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama tersebut menjadi ujung tombak pelaksanaan program di lapangan.
“Terima kasih kepada para tenaga kesehatan dan pengelola puskesmas yang telah bekerja keras untuk melayani masyarakat. Ini bukan pekerjaan ringan, tetapi sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Budi menyampaikan program CKG tidak hanya sekadar pemeriksaan awal, tetapi akan menjadi pintu masuk untuk pemantauan kesehatan secara berkala dan tindak lanjut medis, terutama bagi peserta yang ditemukan memiliki risiko kesehatan.
“Target kami bukan hanya menjangkau, tetapi juga mendampingi masyarakat untuk lebih sehat secara berkelanjutan,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




