Masyarakat Berperan Penting dalam Penanggulangan Covid-19
Jumat, 5 Februari 2021 | 19:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan pendekatan berbasis mikro mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Dalam pendekatan berbasis mikro, peran kelompok masyarakat memiliki peran penting dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.
"Sejak awal, saya sampaikan bahwa desa dan RT-RW punya peran penting dalam penanggulangan Covid-19," kata Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen, di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Dalam menghadapi pandemi, menurutnya, ketahanan pangan juga bisa dibangun di level desa atau RT/RW. Dengan demikian warga bisa bertahan di tengah pandemi yang belum diketahui akan berlangsung sampai kapan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) itu menilai, saat ini perangkat RT/RW juga harus dibekali teknologi informasi serta manajemen data yang memadai. Dicontohkan, perangkat RT/RW bisa memaksimalkan perangkat teknologi untuk melapor atau meng-update data terkait Covid-19 di kawasan masing-masing.
"Presiden sudah menyampaikan bahwa PPKM terbukti kurang efektif. Maka harus ada pendekatan dan strategi baru agar lebih efektif, serta berdampak langsung untuk menurunkan kurva penyebaran virus," katanya.
Dikatakan, pelibatan jaringan bintara pembina desa (Babinsa) hingga TNI dan Polri bisa saja efektif. Tetapi tetap harus dipertimbangkan secara matang. Jangan sampai pelibatan aparat malah menimbulkan masalah baru karena pendekatannya keamanan.
"Pendekatan paling baik yakni dengan pendekatan sosial, misalnya dengan menggandeng NU, Muhammadiyah, hingga pesantren serta ormas sosial yang punya komitmen kuat untuk ke-Indonesiaan," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




