Booster Khusus Omicron Bisa Tak Diperlukan, Studi pada Monyet Perlihatkan Ini
Sabtu, 5 Februari 2022 | 10:18 WIB
Douek mengatakan dia yakin alasannya adalah karena vaksin asli dan khusus Omicron bersifat "reaktif silang", yang berarti mereka dapat mengenali banyak varian yang berbeda.
Hasilnya mirip dengan penelitian yang menguji booster Moderna yang menargetkan varian Beta, kata Dr John Moore, seorang profesor mikrobiologi dan imunologi di Weill Cornell Medical College yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
"Mari kita lihat apa yang ditunjukkan data manusia," kata Moore. "Data monyet umumnya cukup prediktif, tetapi Anda akan membutuhkan data manusia."
Salah satu keuntungan utama dari penelitian monyet adalah bahwa peneliti dapat meningkatkan hewan dan kemudian menginfeksi mereka dengan virus dan mengukur respons imun, sesuatu yang tidak dapat dilakukan dalam percobaan manusia, kata Moore.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




