Sikap Optimis Bisa Memperpanjang Hidup
Jumat, 12 April 2013 | 16:51 WIB
Berpikir positif memang tidak selalu mudah. Tapi sebuah penelitian menunjukkan, bahwa orang yang memiliki tujuan dan optimistis tentang masa depannya cenderung hidup lebih lama.
Hasil ini diketahui setelah para peneliti dari University of Michigan melakukan penelitian yang melibatkan 7.000 orang.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan, bahwa peserta yang memiliki sikap optimis memiliki risiko stroke 70 persen lebih rendah. Penelitian ini juga menghitung faktor lain seperti tekanan darah tinggi dan konsumsi alkohol.
"Mencoba untuk berpikir positif dan memiliki tujuan hidup tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga meningkatkan kesehatan fisik dan memperpanjang hidup," kata pemimpin peneliti Eric Kim dari University of Michigan, seperti dilansir Daily Mail.
Penelitian sebelumnya selalu berfokus pada efek negatif seperti depresi, stres pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Namun penelitian terbaru berfokus pada efek dari sikap positif seperti optimisme yang juga bermanfaat bagi kesehatan.
Dalam studi ini, para ilmuwan mengamati pria dan wanita berusia di atas 50 tahun selama empat sampai lima tahun. Selama ini, mereka menjalani tes psikologis dan stroke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki tujuan hidup dan positif tentang masa depannya cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena stroke.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa suasana hati yang positif dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol, yang meningkatkan serta memainkan peran dalam stroke. Dalam penelitian sebelumnya juga diketahui, bahwa orang-orang optimistis memiliki jantung yang lebih sehat .
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




