Aparat Harus Segera Temukan 250 Dinamit yang Hilang

Jumat, 28 Juni 2013 | 12:18 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Ilustrasi Dinamit
Ilustrasi Dinamit (sydneyprops.com.au )

Jakarta - Aparat Keamanan Nasional didesak untuk segera menemukan dan mengamankan 250 batang dinamit yang diduga dicuri di sekitar Jabodetabek, kemarin, karena berbahaya bila jatuh ke tangan orang yang salah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pertahanan dan Luar Negeri DPR, Tubagus Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (28/6).

"Bahaya itu. Buat meratakan bangunan sebesar istana saja cukup dengan 10 batang TNT," tegas Hasanuddin.

Sebelumnya diberitakan Polda Jawa Barat tengah mendalami peristiwa hilangnya 250 unit dinamit milik perusahaan batu PT Sarana Persada yang berada di Subang. Belum diketahui apakah dinamit itu benar-benar hilang ataukah hanya salah hitung.

Kronologis dari pihak Kepolisian, dinamit itu, sekitar pukul 14.00 WIB, dibawa dengan empat truk dari Subang ke Cigudeg, Bogor. Truk yang keempat mengangkut dinamit, tapi tidak langsung ke Bogor melainkan mampir ke gudang di Jakarta Utara, dan baru sampai Bogor pada subuh pukul 04.00 WIB.

Sekitar pukul 06.00 WIB, saat dicek oleh karyawan perusahaan, ternyata ada dua kardus berisi 250 dinamit yang diduga hilang.

Hasanuddin, Purnawirawan TNI bintang dua, melanjutkan ada banyak keanehan dalam proses transportasi dinamit-dinamit itu. Misalnya, seharusnya saat membawa barang seperti dinamit, tak dilakukan dengan truk biasa namun harus dengan kendaraan khusus yang memakai sistim penyimpanan khusus.

"Tujuannya agar aman ketika ada goncangan dan benturan. Nah ini kok ya malah bisa dicuri? Bagaimana pencuri itu membongkarnya? Apalagi ini sampai 250 batang," tandas Hasanuddin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon