Progres JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Baru 92%

Sabtu, 20 Juli 2013 | 09:23 WIB
HS
B
Penulis: Hotman Siregar | Editor: B1
Proyek jalan layang non tol Pondok Bambu-Tanah Abang terlihat dari gedung perkantoran kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2012.
Proyek jalan layang non tol Pondok Bambu-Tanah Abang terlihat dari gedung perkantoran kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2012. (JG Photo/Safir Makki)

Jakarta - Penyelesaian pengerjaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang hingga saat ini baru mencapai 92%. Diperkirakan jalan layang itu baru bisa digunakan pada September mendatang.

"Penyambungan di Jl Jenderal Sudirman sudah hampir rampung selesai. Pekerjaan selanjutnya mengecor pinggir jalan layang dan pekerjaan-pekerjaan finishing lainnya," ujar Direktur Utama Istaka Karya Kasman Muhamad selaku kontraktor JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang kepada Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (20/7).

Kasman mengatakan, pihaknya telah berusaha mempercepat penyelesaikan jalan layang itu. Namun, waktu pekerja dalam berkerja sangat terbatas di kawasan Sudirman.

Pendukung peralatan selama ini juga harus didatangkan dari Taiwan. Hal itu membuat jalan layang lambat penyelesaiannya dari yang seharusnya bisa tuntas bulan Juli ini.

Mengenai pembayaran yang tertunggak selama ini, Kasman menyebutkan semuanya sudah beres. Tunggakkan Rp 24 miliar oleh Pemprov DKI pekan depan sudah lunas semuanya.

"Masalah pembayaran sudah beres semua. Hanya pengerjaan saja terlambat sedikit karena waktu sangat terbatas. Jadwal kerja kami dibatasi untuk menghindari kemacetan lalu lintas," katanya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan saat meninjau jalan layang itu Senin (17/6) silam menargetkan, pembangunan rampung dalam 28 hari. Artinya, sesuai target Dahlan Iskan JLNT itu sudah bisa digunakan sebelum Lebaran tahun ini.

"Saya ingin pembangunan jalan layang ini segera diselesaikan, agar masyarakat bisa menggunakannya. Ditargetkan dalam 28 hari selesai jika tidak ada gangguan alam semisal hujan deras, dan gangguan besar lainnya," ujar Dahlan saat itu.

Dia sebagai Menteri BUMN yang membawahi kontraktor pembangunan JLNT Istana Karya menginstruksikan menuntaskan pembangunan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon