Ahok Janji Perjuangkan KHL dengan Adil

Selasa, 3 September 2013 | 16:06 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Ilustrasi Ahok dan pendemo
Ilustrasi Ahok dan pendemo (Istimewa/Istimewa)

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjanji akan memperjuangkan empat komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2013, yakni harga sewa kamar, transportasi, listrik dan air.

Hal itu dikatakan Ahok dalam pertemuannya dengan sekitar 20 perwakilan buruh di Balai Kota DKI, Jakarta, Selas a(3/9).

"Sekarang begini saja. Kami putuskan, kami perjuangkan keempat komonen tersebut di survei KHL supaya lebih adil. Jadi bukan pakai feeling naik 50%. Survei saja. Kita bisa duduk bareng, nanti hasil survei kelihatan. Lebih ilmiah-lah kita. Masak organisasi yang rapi, tapi nggak bisa ilmiah," kata Ahok.

Terkait komponen air PAM, Ahok menerangkan bahwa pihaknya sedang berusaha membeli salah satu operator air bersih di Jakarta yaitu PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Pembelian saham Palyja dikarenakan Pemprov DKI berencana membuat sistem pipanisasi air. Sehingga, air tersebut dapat dikelola oleh Palyja yang sudah menjadi milik Pemprov DKI Jakarta.

"Harusnya satu rumah kira-kira memakai 10 kubik air sebulan. Kalau 10 kubik dengan rusun sekitar 5.500 unit, berarti hanya 55.000 kubik per bulan. Itu hitungannya untuk air. Kalau dua kubik memang tidak cukup untuk satu bulan. Ya komponen ini harus diperhatikan," ujarnya.

Mengenai komponen rumah, lanjutnya, Pemprov DKI sedang giat membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa). "Kami lagi siapkan rusun di tengah-tengah kota," tukasnya.

Sekali ditegaskannya, komponen KHL harus ada keseimbangan antara supplay dan demand. Serta memperhatikan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Ahok berjanji akan transparan dalam memberitahukan perkembangan rapat Dewan Pengupahan menjelang pemutusan besaran UMP 2014.

"Yang penting kalau ada keluhan, bapak dan ibu datang saja ke sini, kita diskusi. Nanti dari Hotel Mercure, kami minta Pak Kadisnakertrans datang, sampaikan pandangan soal empat komponen tadi didukung dengan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi. Saya juga tidak mau ada perbudakan di Jakarta. Dua minggu ke depan kami mau update menjelang pemutusan UMP, kami buka rapat di sini," paparnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon