Komisi III DPR Minta Polri Implementasikan Polwan Berjilbab

Senin, 16 Desember 2013 | 12:47 WIB
CP
FH
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FER
Ilustrasi polwan berjilbab
Ilustrasi polwan berjilbab (Istimewa)

Jakarta – Polri diminta segera mengimplementasikan polwan berjilbab. Terlebih, di sejumlah negara, polwan berjilbab tidak menimbulkan masalah.

"Kita berharap aplikasi polwan berjilbab bisa diteruskan. Di Amerika Serikat, Kanada enggak masalah (Polwan berjilbab). Semoga bisa jalan dengan baik dan lebih cepat," kata Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsy saat rapat kerja Komisi III dengan Kapolri, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/12).

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi III Tjatur Sapto Edy, mengatakan ada sejumlah isu dibahas dengan Kapolri. Di antara isu itu ialah membahas polwan berjilbab.

"Rapat kerja bahas narkoba, lapas, penundaan jilbab. Ini Kapolri baru kita ingin laporan kinerja selama 3 bulan ini. Dia sudah keliling Indonesia, kita lihat," kata Tjatur.

Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny F Sompie menjelaskan, praktek pengenaan jilbab yang berbeda di setiap daerah menimbulkan ketidakberaturan. Karena itu, peraturan tersebut bakal ditunda hingga menunggu aturan yang jelas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon