Takluk, Ukraina akan Tarik Pasukan dari Crimea
Kamis, 20 Maret 2014 | 02:28 WIB
Sevastopol, Crimea — Dihadapkan pada kenyataan pendudukan militer Rusia di Crimea, dan sehari setelah Moskwa mengumumkan menganeksasi semenanjung tersebut, pemerintah Ukraina mengatakan berencana mengevakuasi semua personel militer dan keluarga mereka, Rabu (19/3) waktu setempat.
Sekitar 25.000 pasukan akan direlokasi kembali ke daratan Ukraina.
Ribuan tentara dan pelaut Ukraina telah terperangkap di pangkalan-pangkalan militer dan instalasi lain di Crimea selama lebih dari dua pekan, dikepung oleh militer Rusia yang bersenjata berat dan juga kelompok milisi.
Pemerintahan sementara di Kiev menegaskan aneksasi Rusia atas Crimea ilegal dan meminta bantuan dari masyarakat internasional.
Pengumuman evakuasi oleh kepala dewan keamanan nasional Ukraina, Andriy Parubiy, merupakan pernyataan menyerah atas pendudukan di Crimea.
Beberapa jam sebelumnya, kelompok milisi didukung militer Rusia merebut markas angkatan laut Ukraina di Sevastopol dan menyekap komandannya.
Para perwira Armada Laut Hitam Rusia yang juga bermarkas di sana kemudian memasuki markas tersebut lewat gerbang utama, sementara personel Ukraina berbaris keluar dengan membawa pakaian dan barang-barang pribadi.
Sementara itu, Wakil Presiden Amerika Serikat Joseph R. Biden Jr. meneruskan kampanyenya di Baltik bahwa Amerika Serikat akan melindungi negara-negara di kawasan itu dari agresi Rusia.
PBB mengumumkan Sekjen Ban Ki-moon akan terbang ke Moskwa dan Kiev hari Kamis dan Jumat untuk bertemu para pemimpin dua negara yang bertikai, termasuk Presiden Rusia Vladimir V. Putin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




