JK: Slogan Kampanye Golkar Tidak Tepat

Rabu, 9 April 2014 | 11:58 WIB
ES
B
Penulis: Erwin C Sihombing | Editor: B1
Jusuf Kalla art
Jusuf Kalla art (beritasatu/beritasatu)

Jakarta - Mantan Ketum Golkar dan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) menilai, slogan kampanye Golkar yang membawa romantisme kejayaan Orde Baru tidak tepat.

Sebab, hanya segelintir dari pemilih yang merasakan kejayaan Orde Baru. Artinya, slogan "Piye kabare, isih penak zaman ku toh ?" tidak mampu menarik minat pemilih pemula atau anak muda.

"Kejayaan Orde Baru itu pada awal 1990 dimana pemuda usia 25 tahun pada saat itu merasakannya. Tetapi, sekarang usianya sudah 45 tahun jadi yang mengenal hanya orangtua jaman sekarang," kata JK, di Jakarta, Rabu (9/4).

Menurutnya, embel-embel Orde Baru yang digunakan Golkar dalam berkampanye bisa dievaluasi pada Pilpres 2014. Sedangkan, pencapresan ARB tidak bisa dievaluasi.

"Kalau ARB tidak bisa diganti tetapi kalau kampanye untuk pilpres ke depannya perlu dievaluasi lagi yang menyangkut Orde Baru," ujarnya.

Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2014 yang terkesan tidak semarak dibanding dengan pemilu-pemilu sebelumnya, JK menilai hal itu akibat sistem pemilu proporsional terbuka. Dirinya tidak melihat hal itu sebagai indikasi antusiasme masyarakat terhadap Pemilu surut.

"Kelihatannya tidak. Di Indonesia memang berbeda seperti di luar negeri karena TPS kita terlalu kecil (kapasitasnya) 300 orang jadi terlalu longgar. Kalau di luar negeri 1.000-2.000. Itu akibat TPSnya terlalu banyak," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon