Guratan Hitam di Leher, Waspada Diabetes

Senin, 23 Juni 2014 | 19:27 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Ilustrasi diabetes
Ilustrasi diabetes

Jakarta - Penyakit Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 yang banyak dipengaruhi oleh gaya hidup tidak hanya menyerang manusia yang sudah berusia lanjut, anak-anak dengan kelebihan berat badan atau obesitas pun rentan terkena penyakit yang mengakibatkan berbagai komplikasi tersebut.

"Tingginya penderita DM tipe 2 pada anak-anak diakibatkan oleh semakin banyaknya variasi makanan yang tidak sehat, serta minimnya aktivitas fisik karena terlalu asik bermain gadget," terang Frida Soesanti, Sp.A dari Divisi Endokrinologi Anak FKUI-RSCM di Jakarta, Selasa (23/6).

Gejala DM pada anak-anak menurutnya juga tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Namun, ada beberapa tanda yang mudah terlihat mata, salah satunya adalah adanya guratan hitam atau acanthosis nigrican di belakang leher. Kondisi ini sering ditemui pada anak-anak atau remaja yang mengalami obesitas.

"Adanya guratan hitam di leher ini berhubungan dengan adanya resistensi insulin yang membuat kadar gula dalam darahnya tinggi. Semakin tebal guratan hitam tersebut menandakan metabolisme glukosanya sudah terganggu," kata dia.

Frida menjelaskan, resistansi insulin ini menjadi dasar terjadinya kondisi pre-diabetes melitus tipe 2, sehingga para orangtua perlu waspada dan harus segera memeriksakan kondisi kesehatan anaknya ke dokter.

"Banyak anak-anak mengalami obesitas karena para orangtua menganggap anak gemuk itu lucu dan menggemaskan. Padahal kegemukan itu merupakan faktor penting terjadinya diabetes tipe 2 dan penyakit berbahaya lainnya," kata dr Frida.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon