Saham MNC "Rebound", VIVA Masih Jatuh
Jumat, 11 Juli 2014 | 09:29 WIB
Jakarta - Kemarin saham media milik Bakrie (PT Visi Media Asia/VIVA) dan Hary Tanoesoedibjo (PT Media Nusantara Citra/MNCN) jatuh cukup dalam masing masing 6,7% dan 6,2% di tengah kenaikan indeks sebesar 1,5% yang disebabkan euforia pemilihan presiden.
Kejatuhan ini dipicu oleh kekhawatiran investor akan keterpihakan kedua media tersebut akan berpengaruh kepada pengelolaan kedua perusahaan itu, sebagai contoh hasil quick count yang ditampilkan oleh kedua group ini berbeda dengan saluran media lainnya. Kondisi berbeda dialami oleh PT. Surya Citra Media SCMA (ownernya bersikap netral) yang naik 3.5%.
Menurut KDB Daewoo sentimen ini akan berpengaruh dalam jangka pendek. Oleh karena itu KDB Daewoo lebih melihat fundamental perusahaan tersebut dan menarik panjang track recordnya ke belakang terutama saham MNCN.
Selama 5 tahun terakhir penjualan dan net profit perseroan telah naik dengan CAGR 13,6% dan 44,7%. Rata-rata ROE lima tahun terakhir adalah 18,7%. Pada tahun 2013, market share group MNCN di terrestrial TV mencapai 40,1% (RCTI 21,5%; MNC TV 12,2% and Global TV 6,4%). Sebagai catatan, perseroan juga mempunyai 40 TV lokal.
Pada kuartal pertama 2014 perusahaan dapat membukukan kenaikan pendapatan 10% menjadi Rp1,5 triliun sementara laba bersih turun 8% menjadi Rp389 miliar dikarenakan menurunnya pendapatan lain-lain dari Rp84 miliar menjadi Rp31 miliar.
Saat ini, perusahaan diperdagangkan pada 17,0x forward P/E, relatif lebih murah dibanding industrinya (27,1x).
"Meskipun kami masih melihat adanya tekanan jual dalam jangka pendek. Namun investor dapat memperhatikan saham ini dengan melihat fundamental faktor perusahaan," tulis KDB Daewoo.
Saham MNCN kembali menguat pada awal perdagangan hari ini. MNCN naik 2,1 persen ke Rp 2.615 sementara VIVA kembali melemah sebesar 2,8 persen ke 243.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




