Poempida Nilai Koalisi Permanen Hanya Temporer

Senin, 14 Juli 2014 | 15:35 WIB
MS
FB
Penulis: Markus Junainto Sihaloho | Editor: FMB
Anggota Tim Pemenangan Pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla, Poempida Hidayatulloh saat memberikan sambutan pada acara Deklarasi Sekretariat Nasional Jokowi - JK Pro TKI di Jakarta.
Anggota Tim Pemenangan Pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla, Poempida Hidayatulloh saat memberikan sambutan pada acara Deklarasi Sekretariat Nasional Jokowi - JK Pro TKI di Jakarta. (Antara/Widodo S.Jusuf)

Jakarta - Koalisi pendukung pasangan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (Cawapres) Hatta Rajasa akan mendeklarasikan Koalisi Permanen (KP). M

enanggapi rencana deklarasi Koalisi Permanen tersebut, politisi muda dari Partai Golkar Poempida Hidayatulloh menilai KP sungguh menambah keyakinan bahwa Koalisi Pendukung Prabowo-Hatta sudah melupakan hasil Pilpres 2014 dan dalam proses untuk mengamankan basis posisi politik lainnya.

"Secara pribadi saya menilai konsep KP yang akan dibangun tidak mempunyai kekuatan hukum apa pun, karena hanya akan berbasis kesepakatan kumpulan perdata dari masing-masing elit partai yang bergabung didalamnya," kata Poempida di Jakarta, Senin (14/7).

Menurutnya, keberadaan suatu partai dalam koalisi tersebut hanya akan tergantung dengan persepsi dukungan politik elit-elit yang berkuasa di partai itu. Poempida menambahkan akan terjadi perubahan dalam kepengurusan partai dalam waktu dekat ini dan semua partai yang menyatakan KP ini kemungkinan akan dipimpin oleh faksi elit yang lain, kecuali Gerindra.

"Saya belum tahu apakah Demokrat akan ikut deklarasi atau tidak. Sehingga basis KP ini sungguh sesuatu yang temporer. Berpotensi tinggi untuk bubar di tengah jalan," tegasnya.

Menurut juru bicara Cawapres Jusuf Kalla (JK) ini, jka ingin membuat suatu koalisi yang benar-benar permanen, harus dalam bentuk konfederasi partai, yang didaftarkan di Kemdagri dan KPU. Jika demikian hilang sudah identitas partai-partai koalisi didalamnya. Hanya ada satu kepengurusan dalam bentuk Konfederasi.

"Saya yakin, pendekatan seperti ini bukan yang akan dilakukan dalam konteks deklarasi KP hari ini," ujarnya.

Ditegaskannya, deklarasi Koalisi Permanen ini pada ujungnya hanya ditujukan untuk mengamankan posisi politik jangka pendek dan merupakan kepentingan sesaat saja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Koalisi Permanen ini sifatnya temporer saja. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon