Pemda DKI Prediksi Puncak Arus Balik H+4 hingga H+7

Jumat, 1 Agustus 2014 | 10:36 WIB
LT
FB
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FMB
Para penumpang membawa barang bawaannya pada H+3 arus balik lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (31/7).
Para penumpang membawa barang bawaannya pada H+3 arus balik lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (31/7). (Antara/Vitalis Yogi Trisna)

Jakarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta menyatakan puncak arus balik para pemudik diprediksi terjadi pada H+4 hingga H+7 Lebaran. Karena pada saat itu, masa libur Lebaran pegawai negeri sipil (PNS) maupun karyawan swasta sudah selesai.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Purba Hutapea mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan arus mudik dan arus balik Lebaran. Pengawasan ini dilakukan, tidak hanya memantau kepergian dan kedatangan para pemudik, sekaligus juga memantau jumlah pendatang baru yang akan datang ke Ibu Kota.

"Puncak arus mudik itu kan terjadi pada H-3 hingga H-1, sedangkan arus balik diprediksi akan terjadi pada H+4 hingga H+7," kata Purba, Jumat (1/8).

Arus balik pemudik asal Jakarta ini, lanjutnya, dipantau melalui Posko Nasional Kementerian Perhubungan. Semua kebutuhan pemudik mulai dari terminal hingga ke rumah masing-masing telah disiapkan oleh Pemprov DKI.

"Sebelum adanya arus mudik dan arus balik, kami telah melakukan Apel Siaga Pengendalian Arus Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1435 H pada 21 Juli lalu. Apel dilakukan untuk mengkoordinasikan dan menyinergikan kegiatan masing-masing instansi sesuai dengan tugas dan fungsinya. Untuk mendukung kelancaran, ketentraman dan ketertiban umum di Jakarta," ujarnya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan arus balik sudah mulai terlihat sejak hari Selasa (29/7) hingga Rabu (30/7), meski belum terlihat puncak arus balik.

"Mulai hari Selasa kemarin, sudah terlihat banyak pemudik yang kembali ke Jakarta. Begitu juga dengan hari Rabu. Kemungkinan jumlah arus balik akan semakin bertambah hari ini," kata Syafrin.

Berdasarkan data Dalops Dishub DKI Jakarta, pada tanggal 29 Juli, jumlah bus yang tiba di beberapa terminal bus keberangkatan mencapai 1.162 bus dengan jumlah penumpang yang tiba mencapai 18.833 penumpang.

Sedangkan untuk bus yang berangkat lebih sedikit yaitu mencapai 931 bus dengan jumlah pemudik mencapai 16.236 orang.

"Total angkutan bus Lebaran sampai dengan H+2, bus yang tiba mencapai 12.228 bus dengan jumlah penumpang 88.034 orang. Bus berangkat mencapai 11.837 bus dengan penumpang 170.226 orang," jelasnya.

Sementara data angkutan bus Lebaran per 30 Juli (H+1), jumlah bus tiba sebanyak 1.120 bus dengan jumlah penumpang 18.833 orang. Bus berangkat sebanyak 903 bus dengan penumpang berangkat 10.650 orang.

Total angkutan bus Lebaran sampai dengan H+1, bus tiba ada 13.348 bus yang mengangkut 106.292 orang. Bus berangkat ada 12.740 bus dengan penumpang yang berangkat 180.916 orang.

Total mudik gratis H-7 hingga H+1, jumlah bus Lebaran sebanyak 2.347 bus, jumlah alphard 46 unit, minibus 10 unit, kapal roro 2 unit dan kapal laut 2 unit. Total pemudik yang menggunakan seluruh angkutan Lebaran ini mencapai 214.275 orang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon