Ajang Abang None Diminati Kaum Muda Jakarta

Kamis, 28 Agustus 2014 | 18:05 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) beserta  Ibu Ana Joko Widodo (tiga dari kanan) dan Dirut Bank DKI Eko Budiwiyono beserta istri, usai memberikan hadiah mobil kepada pemenang abang finalis no 5 dari Jakarta Selatan Dio Alfa Handoyo dan pemenang none  finalis dari Jakarta Utara Delesiya, dalam malam pemilihan abang none Jakarta 2013 yang digelar di silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/7) malam.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) beserta Ibu Ana Joko Widodo (tiga dari kanan) dan Dirut Bank DKI Eko Budiwiyono beserta istri, usai memberikan hadiah mobil kepada pemenang abang finalis no 5 dari Jakarta Selatan Dio Alfa Handoyo dan pemenang none finalis dari Jakarta Utara Delesiya, dalam malam pemilihan abang none Jakarta 2013 yang digelar di silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/7) malam. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Ajang pemilihan Abang dan None Jakarta masih diminati kaum muda Ibu Kota. Terbukti, jumlah peserta yang mendaftar ikut kegiatan itu tahun ini meningkat dari tahun lalu.

Pada 2013, peserta berjumlah 1.780 peserta. Tahun ini, peserta yang mendaftar mencapai 2.154 orang. Rinciannya, peserta dari Jakarta Pusat sebanyak 387 orang, Jakarta Barat 348 orang, Jakarta Selatan 366 orang, Jakarta Utara 359 orang dan Kepulauan Seribu 338 orang.

Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor mengatakan, jumlah peserta Abang None Jakarta 2014 meningkat sebesar 21 persen dari tahun lalu atau terdapat penambahan jumlah peserta sebanyak 374 orang.

"Ini menandakan, kegiatan pemilihan putra putri terbaik di DKI Jakarta masih sangat diminati oleh pemuda dan remaja Jakarta," kata Syamsudin, dalam acara Penyerahan 16 Finalis Abang dan None Jakarta 2014 kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (28/8).

Dari 2.154 peserta yang mendaftar telah dilakukan penyeleksian di masing-masing wilayah kotamadya dan kabupaten. Hasilnya, masing-masing kotamadya dan kabupaten mengirimkan tiga pasangan abang dan none sebagai wakilnya ke tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Rencananya, acara pemilihan Abang dan None Jakarta 2014 akan digelar di Plasa Monas Sisi Timur pada 30 Agustus 2014.
"Kami harapkan acara pemilihan ini dapat berlangsung aman, tertib dan lebih atraktif. Sehingga dari 16 finalis ini bisa terpilih Abang dan None Jakarta 214 yang berkualitas," ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan apresiasi atas bertambahnya minat para pemuda Jakarta mengikuti ajang pemilihan Abang dan None yang sudah dilaksanakan sejak 1968. "Ternyata minat pemuda Jakarta terhadap pemilihan Abang dan None Jakarta masih naik. Ini membuktikan budaya Betawi bisa menerima semua orang," kata Basuki.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, selama ini banyak orang yang melihat seolah-olah budaya Betawi adalah budaya yang primordial. Dengan tetap bertahannya pemilihah Abang dan None menunjukkan budaya Betawi bisa menerima pemuda Jakarta dari berbagai suku bangsa.

Basuki mengusulkan, ajang pemilihan Koko dan Cici yang digelar oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat dihilangkan atau dilebur menjadi satu dengan acara Abang dan None Jakarta. "Harusnya Jakarta Barat tidak boleh mengadakan ajang pemilihan Koko dan Cici. Harus dilebur menjadi satu dengan Abang dan None," katanya. "Kita tidak membedakan mereka adalah keturunan suatu rasa atau suku apa pun," dia menambahkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon