Pipa Pertamina di Subang Kembali Beroperasi

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 16:55 WIB
RP
B
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: B1
Ilustrasi jaringan pipa gas.
Ilustrasi jaringan pipa gas. (AFP)

Jakarta - PT Pertamina (persero) menyatakan pipa produk berlokasi di desa Mandalawangi Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang yang sebelumnya mengalami kebocoran telah selesai diperbaiki sekitar pukul 10:57 WIB hari ini. Kebocoran diduga disebabkan oleh illegal tapping.

Assistant Manager External Relation MOR III Pertamina Milla Suciyani mengatakan uji coba penyaluran bahan bakar minyak (BBM) telah dilakukan pasca tuntasnya perbaikan. Berdasarkan hasil uji coba tersebut, menunjukkan tidak adanya rembesan sehingga dinyatakan pipa dapat dipergunakan kembali.

"Pada pukul 12.49 WIB Pertamina telah kembali memompa solar dari Terminal BBM Balongan ke Terminal BBM Plumpang. Pada penyaluran awal flow rate diatur pada kecepatan 380 kilo liter (KL) per jam dan akan terus ditingkatkan kecepatannya sesuai dengan kebutuhan. Adapun kecepatan maksimal penyaluran pada jalur pipa 1 ini bisa mencapai 1500 KL per jam," kata Milla dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (30/08) .

Milla menuturkan selama pipa jalur 1 dalam perbaikan, tidak ada gangguan pasokan BBM ke TBBM Plumpang karena selain dipasok melalui pipa, pasokan BBM di TBBM Plumpang juga dipasok melalui jalur laut/kapal tanker. Dengan begitu pasokan Solar di TBBM Plumpang tetap terjaga pada posisi stok sangat aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain melakukan upaya untuk menyelesaikan perbaikan pipa, Pertamina juga fokus pada upaya penanganan korban dan masyarakat terdampak di sekitar lokasi kejadian. Seperti disampaikan sebelumnya, bahwa akibat dari perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab, pipa Pertamina mengalami kebocoran dan menyebabkan kebakaran hingga mengakibatkan jatuhnya korban.

Untuk 3 orang korban meninggal, Pertamina memberikan santunan yang akan disampaikan kepada ahli waris, sedangkan untuk 4 orang yang mengalami luka bakar saat ini Pertamina memberikan perawatan intensive di Rumah Sakit Pusat Pertamina, di Jakarta. Selain itu, Pertamina bekerja sama dengan perangkat Desa Mandalawangi tengah mengidentifikasi lahan terdampak milik warga untuk diberikan santunan oleh Pertamina.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon