Pelantikan Presiden RI

PM Australia Datang Tanpa Undangan, Ini Penyebabnya

Senin, 20 Oktober 2014 | 04:02 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Tony Abbott
Tony Abbott (AFP PHOTO/Patrick Hamilton)

Sydney - Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan sejumlah tokoh dunia lainnya ternyata tak diundang resmi ke pelantikan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Namun Abbott hari Minggu (19/10) kemarin sudah terbang menuju Jakarta.

Dalam acara pelantikan tersebut, Abbott akan ditemani Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Gubernur Jenderal Papua Nugini Michael Ogjio, Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak, Wakil Perdana Menteri Thailand Tanasak Patimapragorn, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Haiti Laurent Lamothe.

Media Australia Sydney Morning Herald (SMH) memberitakan kalau Abbott dan para pejabat asing itu sebetulnya tidak diundang. SMH mengutip staf informasi MPR Agus Subagyo, yang mengatakan pihaknya tidak pernah mengirim undangan ke kepala negara/pemerintahan.

"Tidak, mereka datang atas inisiatif sendiri seperti yang dikatakan kedutaan mereka," kata Agus.

Alasan mereka ini datang tanpa undangan, menurut SMH, salah satunya disebabkan oleh preseden yang dibuat mantan perdana menteri Australia John Howard.

Pada 2004, para kepala negara tidak menghadiri pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena tidak ada undangan. Howard mengubah protokol itu, dan menciptakan tata krama baru diplomasi dengan hadir tanpa undangan.

Fairfax Media ketika itu memberitakan bahwa sikap Howard yang mengundang dirinya sendiri itu menciptakan "mimpi buruk protokol bagi negara-negara lain yang ingin membina hubungan baik dengan presiden baru Indonesia".

Maka negara-negara mitra dagang Indonesia yang besar seperti Jepang dan Korea Selatan buru-buru mengirim utusan khusus mereka untuk hadir dalam acara pelantikan di gedung parlemen.

Sekarang giliran Abbott, yang melihat hubungan dengan Indonesia sebagai yang paling strategis, untuk melanjutkan tradisi diplomasi yang diciptakan Howard. Terutama setelah tahun yang sulit yang diwarnai skandal spionase dan perbedaan pendapat soal pencari suaka.

Sebelumnya, preseden yang dibuat Howard ini juga diikuti oleh penggantinya, Kevin Rudd, yang hadir pada pelantikan SBY untuk masa jabatan kedua 2009.

Para staf Rudd mengatakan mereka tidak ingat apa ada undangan resmi ke pelantikan itu.

Tim transisi Jokowi mengatakan Abbott datang dengan undangan atau tidak, "secara adat Jawa kami wajib menjamu dia".

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon