Angkutan Umum di Ciledug Beroperasi Normal

Rabu, 19 November 2014 | 09:24 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Angkutan Umum
Angkutan Umum (Antara/Zabur Karuru)

Jakarta - Kendati ada rencana aksi mogok nasional, sejumlah angkutan umum di Ciledug, Tangerang, masih tetap beroperasi.Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, angkutan seperti Patas AC 44 jurusan Ciledug-Senen, Patas AC 73 jurusan Ciledug-Kampung Rambutan, Metro Mini 69 jurusan Ciledug-Blok M, angkot C01 jurusan Ciledug-Kebayoran Lama, C15 jurusan Ciledug-Kalideres, C13 jurusan Ciledug-Kebon Jeruk, C14 jurusan Ciledug-Lebak Bulus, dan B02 jurusan Ciledug-Cikokol, masih beroperasi.

Di perempatan Ciledug, tidak ada penumpukan penumpang yang menunggu angkutan umum. Justru, sebaliknya, sejumlah angkot nampak berhenti untuk menunggu penumpang. Sopir angkot C01, Wanto (40), mengatakan tidak mengetahui adanya rencana aksi mogok nasional.

"Gak tahu. Masih jalan semuanya, gak ada yang mogok. Tapi biasanya, kalau mau mogok juga dadakan, gak direncanakan sebelumnya. Nanti, di tengah jalan tiba-tiba dikasih tahu. Ya, saya sih ikut saja," ujarnya kepada Beritasatu.com, Rabu (19/11).

Dikatakan Wanto, tak ada penurunan penumpang terkait rencana aksi mogok tersebut. "Gak, biasa saja penumpangnya tetap ada," ungkapnya.

Terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Wanto mengaku telah menaikan ongkos, walau daftar kenaikan ongkos belum resmi keluar. Ia menuturkan, kenaikan secara tidak resmi wajar dilakukan para sopir angkot.

"Naik Rp1.000, kalau jarak dekat jadi Rp3.000. Wajarlah. Penumpang juga sudah pada tahu. Kadang mereka sendiri yang kasih lebih, ada juga sih yang tidak," ujar Wanto.

Sementara itu, seorang penumpang, Sari (30), mengaku senang angkutan umum tidak mogok hari ini. Guru Taman Kanak-kanak itu, mengaku bakal kerepotan kalau tidak ada angkot.

"Ya kabarnya ada aksi mogok. Tapi, syukur ini ada angkotnya. Kalau gak ada ya repot, naik ojek atau taksi mungkin," katanya.

Ia pun tak mempermasalahkan sopir angkot menaikan ongkos tidak resmi, asalkan masih dalam batas wajar.

"Kalau naiknya wajar gak masalah. Ya, mudah-mudahan tidak terlalu tinggi nanti naiknya," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon