Lagi, Gol Telat Eriksen Menangkan Spurs

Senin, 15 Desember 2014 | 01:11 WIB
MG
B
Penulis: ME Gunawan | Editor: B1
Selebrasi gol Christian Eriksen yang menjadi penentu kemenangan Tottenham Hotspur atas Swansea di Liberty, 14 Desember 2014.
Selebrasi gol Christian Eriksen yang menjadi penentu kemenangan Tottenham Hotspur atas Swansea di Liberty, 14 Desember 2014. (BBC)

Swansea – Bintang muda Timnas Denmark, Christian Eriksen, kembali menjadi penentu kemenangan Tottenham Hotspur. Adalah gol telat Eriksen yang mengantarkan tiga poin bagi Spurs setelah menundukkan tuan rumah Swansea City 2-1 (1-0) dalam lanjutan kompetisi Premier League di pekan ke-16 yang berlangsung di Liberty Stadium, Minggu (14/12) malam waktu setempat atau Senin (15/12) dinihari WIB.

Dengan kemenangan untuk ketujuh kalinya ini, Spurs naik ke peringkat ketujuh dengan jumlah 24 poin menggeser Newcastle United (23 poin) dan The Swans yang mengumpulkan 22 angka.

Ketika babak pertama baru berjalan empat menit, striker muda Spurs Harry Kane membungkam publik Liberty. Unggul duel di udara dengan bek Angel Rangel, sundulan dahsyat Kane meneruskan umpan dari tendangan penjuru Eriksen membobol gawang Gerhard Tremmel. Skor 0-1 untuk Spurs.

Swansea tersengat. Di menit kesembilan, penyerang Wilfried Bony mendapat peluang emas. Lewat kerja sama cantik dengan winger Wayne Routledge, sepakan Bony dari jarak 18 meter masih dapat diantisipasi kiper Spurs, Hugo Lloris.

Di bawah kondisi lapangan yang licin, tuan rumah terus menyerang. Di menit ke-22, mantan bek Swansea, Ben Davies melakukan tekel teoat waktu untuk menggagalkan usaha Bony. Enam menit kemudian, Bony gagal mengontrol bola dengan sempurna di kotak penalti. Walhasil, bola dihalau bek Federico Fazio. Satu menit sebelum turun minum tiba, lagi upaya Bony belum membuahkan hasil.

Swansea akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 1-1 ketika babak kedua baru berjalan tiga menit. Gol penyama ini berawal dari keberhasilan Routledge mengelabui Davies. Umpan silangnya langsung disambar Bony. Bola membentur Fazio. Tanpa berpikir panjang, Bony menyambar bola muntah yang bersarang di pojok kiri gawang Lloris.

Sejak itu, tuan rumah mengendalikan jalannya pertandingan. Sebaliknya, Spurs terus tertekan dan gagal mengembangkan irama permainannya sendiri. Memasuki menit ke-70, Swansea kian gencar menggempur pertahanan Spurs. Beruntung bagi tim tamu, bek Jan Vertonghen dalam momen yang tepat mampu menggagalkan usaha Jonjo Shelvey yang menerima umpan dari Gylfi Sigurdsson. Selamatlah gawang Spurs.

Kegagalan tuan rumah memanfaatkan peluang harus dibayar mahal. Setelah peluang Kane lewat sundulannya meneruskan umpan silang Eriksen hanya tipis bergulir di samping gawang Tremmel, akhirnya Spurs mencetak gol kemenangan satu menit jelang waktu normal berakhir.

Gol ini tak lepas dari kesalahan bek Richards saat berupaya menghalau bola keluar dari pertahanan Swansea. Bola justru dikuasai Ben Davies yang kemudian menyodorkannya pada Eriksen. Eriksen melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang Swansea. Aksi terbang kiper Tremmel tak kuasa menahan laju bola. Skor 2-1 untuk Spurs.

Susunan Pemain:
Swansea (4-2-3-1):
Tremmel, Rangel (Richards), Bartley, Williams, Taylor (KK), Britton (Jonjo), Ki (KK), Routledge, Sigurdsson, Montero, Bony (Gomis).
Spurs (4-2-3-1):
Lloris, Walker (KK), Fazio, Vertonghen (KK), Davies, Bentaleb, Mason (KK, Stambouli, KK), Eriksen, Kane, Lamela (Chadli), Soldado (Dembele).
Wasit: Robert Madley

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon